Connect With Us

Sachrudin Ingatkan Mahasiswa Bahaya Radikalisme

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 12 Maret 2019 | 18:00

Kegiatan Sosialisasi Pemantapan Ideologi Pancasila Tahun 2019, di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (12/3/2019). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin menginginkan, ideologi Pancasila berjalan beriringan dengan akhlakul karimah yang merupakan motto Kota Tangerang.

Hal itu diungkapkannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Pemantapan Ideologi Pancasila Tahun 2019 di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (12/3/2019).

Dihadapan 350 mahasiswa, Sachrudin mengajak peserta lebih mendalami ideologi Pancasila sebagai dasar negara untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari dengan tetap menjaga sikap ahlakul karimah.

"Dasar negara kita dibentuk oleh para pendahulu bangsa ini, alangkah eloknya jika ideologi pemersatu bangsa ini terus berdampingan dengan konsep akhlakul karimah, agar terciptanya para generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia," jelas Sachrudin mengawali sambutannya dalam kegiatan yang diinisiasi kantor Kesbangpol ini.

Menurut Sachrudin, masyarakat sangat mudah terpapar radikalisme apabila tidak memiliki paham yang jelas akan fungsi dari Pancasila.

"Bahkan banyak pemuda yang tidak memahami dengan benar apa itu radikalisme, bahaya dan ancamannya bagi masyarakat dan bagaimana radikalisme bisa menyusup di dalam kegiatan sehari-hari," bebernya 

Ia juga mengingatkan kepada para mahasiswa pentingnya ilmu untuk mengantisipasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan yang dapat merusak persatuan bangsa. Melalui kegiatan pemantapan ideologi Pancasila ini, para peserta menurutnya dapat melawan paham radikalisme.

"Ikuti kegiatan ini sebaik mungkin. Karena akan memberikan manfaat yang sangat banyak untuk kita semua," tukasnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Kasus Bullying Pelajar di Tangsel Makin Parah, Komisi III DPR RI Desak Pembentukan UU Anti-Perundungan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:16

Berulangnya insiden perundungan yang menimpa pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keprihatinan serius dari jajaran DPR RI.

KOTA TANGERANG
Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Kejari Tangerang Tuntut Mati Dua Terdakwa Kasus Sabu 26 Kilogram

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:45

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangerang menuntut pidana mati terhadap dua terdakwa kasus narkotika, Dian Laratana Harahap bin Ahmad Tohir Harahap dan M. Salim bin H. Saumin (Alm.).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill