Connect With Us

Peringati Hari Kartini, PKK Kota Tangerang Ajak Perempuan Harus Pintar & Bangkit

Achmad Irfan Fauzi | Sabtu, 27 April 2019 | 22:30

Acara talkshow 'Kartini yang Visioner di Era Milenial' di Plaza Aeropolis Commercial Park, Kota Tangerang, Sabtu (27/4/2019). (TangerangNews/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Tangerang mengajak para perempuan untuk bangkit.

Hal itu disampaikan Ketua PKK Kota Tangerang Aini Suci Wismansyah dalam acara talkshow bertema 'Kartini yang Visioner di Era Milenial' di Plaza Aeropolis Commercial Park, Sabtu (27/4/2019).

Acara talkshow 'Kartini yang Visioner di Era Milenial' di Plaza Aeropolis Commercial Park, Kota Tangerang, Sabtu (27/4/2019).

Ia mengatakan, perempuan atau ibu-ibu tidak boleh terkungkung untuk mengembangkan hobi maupun keahliannya karena dibatasi atas nama perempuan. Namun tetap tidak mengurangi kodratnya sebagai perempuan.

"Nah sebagai perempuan kalau ibu rumah tangga tidak mengurangi kodratnya sebagai ibu rumah tangga sebagai perempuan Indonesia yang ketimuran. Kalau ketimuran kan lemah lembut dan kemayu," ujarnya.

Istri Wali Kota Tangerang ini kemudian bertutur bahwa perempuan yang bekerja dengan yang tidak bekerja pula harus tetap belajar serta menyesuaikan perkembangan.

"Kita sebagai ibu rumah tangga mendidik anak-anak kita. Jadi ibu rumah tangga yang mendidik anaknya harus belajar entah teknologi, entah keadaan yang ada. Karena sebagai pendidik, kita harus lebih terdepan dibanding anak kita agar jangan sampai kalah," tuturnya.

Sebab menurutnya, jika minim pengetahuan dengan teknologi atau cara mengimplementasikan media sosial, para ibu rumah tangga akan kalah dengan anaknya sehingga berpotensi dibohongi.

Hal itu juga, kata dia, selaras dengan perempuan pekerja. Jika perempuan karir itu menduduki jabatan direktur, maka harus terus menggali ilmu pengetahuannya agar tidak dibohongi dengan bawahannya.

"Jadi saya bilang sebagai orang tua, kita harus tetap belajar dan pintar dalam mengikuti keadaan jaman," katanya.

Ia juga berpendapat bahwa emansipasi wanita seperti yang diperjuangkan Raden Ajeng Kartini sudah sangat terasa di Kota Tangerang. Karena, para perempuan khususnya ibu-ibu sudah merasakan kesempatan sama halnya dengan laki-laki. Selain itu, fasilitas-fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para wanita pun telah diberikan.

"Jadi menurut saya emansipasi sudah bagus banget," paparnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill