Connect With Us

Soal Turap Ambrol, Polres Tunggu Audir BPKP

| Senin, 13 April 2009 | 16:05

TANGERANGNEWS.COM- Polres Metro Tangerang masih menunggu hasil audit dari Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mengetahui besar kerugian negara akibat ambrolnya turap yang berada di Jalan Imam Bonjol Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang. "Kami tengah memeriksa saksi-saksi ahli. Jumlahnya terus bertambah," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kompol Budhi Herdi Susianto, Senin (13/4). Diketahui, saat ini Polres Metro Tangerang sudah menjadwalkan pemeriksaan terhadap staf ahli Wali Kota Tangerang Bidang Pembangunan Engkan Lengkana. Pada saat itu, Engkan menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang. "Kami sudah mengagendakan pemeriksaannya sebagai saksi. Kami juga sudah membuat jadwalnya," tambah Budhi. Diberikatakan, Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang berpotensi longsor. Pasalnya, turap Sungai Cisadane yang ambrol di jalan tersebut yang terjadi bulan Febuari lalu hingga saat ini belum diperbaiki. Budi Hartawan, salah satu warga mengatakan semula salah satu tujuan dibangunnya turap tersebut untuk menghalangi arus Sungai Cisadane yang mengikis tanah pinggiran tebing Jalan Imam Bonjol agar tidak terjadi longsor. "Arus air Sungai Cisadane di tempat tersebut cukup deras karena berada di tikungan sungai," ujarnya kepada Tangerangnews.com. Saat ini, turap yang semula panjangnya sekitar 100 meter kini terpotong di bagian tengahnya. sehingga, arus sungai Cisadane terus mengikis pinggiran tebing jalan dan kalau dibiarkan terus, jalan yang diatasnya bisa amblas. Sementara itu, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Tangerang Ahsan Annahar mengatakan belum memperbaiki turap Sungai Cisadane yang ambrol, karena masih menunggu jalannya proses hukum. (id)
PROPERTI
Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Hunian Berdesain Jepang di BSD Jadi Incaran Generasi Muda, Terjual 90% dalam Sebulan

Selasa, 9 Juni 2026 | 16:06

Tren pasar properti nasional di tahun 2026 masih didominasi oleh tingginya minat masyarakat terhadap hunian tapak (landed house).

TANGSEL
Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Uji Coba Pupuk Mikroba Singapura, Bawang Merah Varietas Dataran Tinggi Berhasil Dipanen di Tangsel

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:03

Komoditas bawang merah varietas Batu asal darat tinggi Malang, Jawa Timur berhasil dipanen di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui pemanfaatan teknologi pupuk bio-organik berbasis mikroba.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill