Connect With Us

PT Aetra Air Tangerang Harus Tahu Aturan

| Minggu, 24 Oktober 2010 | 17:37

Bonnie Mufidjar (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS-Selaku perusahaan besar di Indonesia, seharusnya PT Aetra Air Tangerang mengerti akan  peraturan dalam mengembangkan usahanya, sehingga mereka tidak mengerjakan proyek tersebut sebelum lengkap administrasi.
 
"Yang namanya administrasi harus dilengkapi dulu. Karena berdasarkan peraturan, sebelum administrasi keluar atau benar-benar berada di tangan, pengerjaan proyek apapun tidak bisa di lakukan," kata Wakil  Ketua DPRD Kota Tangerang, Bonnie Mufidzar Minggu (24/10/2010).
Walaupun lanjutnya, seandainya administrasi seperti izin mendirikan bangunan (IMB) intek di bantaran Sungai Cisadane, Jalan KS Tubun, Kelurahan Koang Jaya dan izin galian pipa air di Kota Tangerang,  sedang dalam proses.

Sebab, kata dia, yang namanya proses andmininistrasi, belum bisa diketahui, apakah segera bisa dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang atau tidak. Karenanya, PT Aetra harus benar-benar menunggu proses administrasi itu.”Jangan kepedean,” katanya.

Sebelumnya, Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim menghentikan pembangunan pipa yang dikerjakan oleh PT Aetra Air Tangerang di Jalan K.S Tubun, Kelurahan Koang Jaya, Kota Tangerang, Banten. Pasalnya dalam pembangunan intek dan penggalian pipa air itu perusahaan tersebut tidak mengantongi ijin dari Pemda Kota Tangerang.

"Jumat (1/10) lalu, Pak Wali Kota langsung memerintahkan Satpol PP untuk menghentikan pembangunan intek dan galian pipa itu," kata Wakil Wali Kota Tangerang, Arief R Wismasyah. (mi/dira)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill