Connect With Us

Resmi Bergabung, Prilly Latuconsina: Persikota Butuh Ibu Ajaib

Achmad Irfan Fauzi | Jumat, 4 Februari 2022 | 22:46

Artis Prilly Latuconsina menyampaikan pernyataan terkait statusnya bergabung dengan klub sepakbola Persikota Tangerang Reborn dalam press conference di Novotel, Kota Tangerang, Jumat 4 Februari 2022. (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Artis Prilly Mahatei Latuconsina yang resmi bergabung sebagai pemilik Persikota Tangerang Reborn menyebut klub ini butuh Ibu Ajaib. 

"Persikota ini walau Liga 3 sejarahnya panjang, dan sudah mencetak Bayi Ajaib, jadi sebenarnya Persikota butuh Ibu Ajaib," ujar Prily dalam press conference di Novotel, Kota Tangerang, Jumat 4 Februari 2022.

Prilly yang menjadi wanita pertama pemilik klub sepakbola di Indonesia menyebut, perempuan juga bisa berkiprah pada dunia olahraga sepakbola.

"Jadi, Bayi Ajaib butuh Ibu Ajaib. Kita berjuang bareng-bareng sampai ke Liga 1, ya. Itu alasannya saya pilih Liga 3," ucap Prilly.

Baca Juga :

Persikota Tangerang memiliki julukan sebagai Bayi Ajaib karena kiprahnya yang cepat berada di kasta tertinggi di liga Indonesia pada masanya.

Managemen Persikota Tangerang Dedi Mochtar menuturkan, Persikota dibentuk pada tahun 1994. Lalu, pada 1995 Persikota mengikuti ajang Divisi 2 Liga Indonesia, hingga akhirnya naik ranking. Lalu, masuk ke Divisi 1 dan Divisi Utama.

"Dan terakhir prestasi terbaik semifinal Liga Indonesia 1998," kata Dedi Mochtar.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill