Connect With Us

2011, Pemkot Kerjakan Proyek Penanganan Wilayah Langganan Banjir

| Jumat, 31 Desember 2010 | 18:37

Warga menonton banjir di Ciledug (tangerangnews / dira)

TANGERANGNEWS-Pemerintah kota (Pemkot) Tangerang bersama dengan Pemrov Banten, Balai Besar Sungai Ciliwung Cisadane serta Departemen Pekerjaan Umum akan mulai membuat turab untuk menangani beberapa titik wilayah langganan banjir di Kota Tangerang. Turab tersebut akan dibangun sepanjang 20 Kilometer dari perbatasan Daerah Khusus Ibukota (DKI), Bendung Polor hingga Wisma Tajur.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangerang  Suparman Iskandar bahwa Pemerintah Pusat telah menanggarkan Rp 600 miliar untuk penuraban sepanjang 20 kilometer.

“Dari 20 kilometer panjang turab tersebut, sepanjang 10 kilometernya masuk ke wilayah Kota Tangerang, sehingga untuk pengerjaan penuraban di kota Tangerang anggarannya sekitar Rp 300 miliar. Proyek penuraban akan dimulai pada tahun 2011 dan akan rampung pada tahun 2014 mendatang,” ungkapnya.

Untuk sistem penurapan atau rencana konstruksinya, lanjut Suparman, yakni dengan penanaman tiang pancang disepanjang bibir sungai.  Pemkot sendiri mempunyai tugas untuk melakukan sterelisasi sepanjang bibir sungai dan melakukan pengamanan tanah dengan membongkar bangunan yang memang telah melanggar ketentuan Garis Sepadan Sungai (GSS).

Selain penuraban, Pemkot juga akan melakukan beberapa program penanggulangan banjir yang dianggarkan dari APBD kota Tangerang tahun 2011, diantaranya adalah normalisasi dan penurapan sungai-sungai yang tidak dicover program pusat dengan anggaran 5Rp ,6 Miliar, perbaikan turap bocor sebesar Rp 1,3 Miliar, perbaikan pintu air sebesar Rp 367 juta, perbaikan pompa dan pemeliharaan sebesar Rp 1 Miliar, rehap kolam serapan Rp 1,5 Miliar.

 “Kita juga akan melakukan sodetan sungai untuk tahun 2011, seperti sungai cantika akan disodet ke Cisadane, semoga saja dengan adanya sodetan ini bila air tinggi bisa masuk ke sungai yang lebih luas, sehingga dengan demikian kemungkinan meluap akan berkurang,” jelas

Berdasarkan data, tercatat 11 titik di Kota Tangerang yakni di perumahan Wisma Tajur dan Puri
Kartika yang terletak di Kecamatan Ciledug, Griya Kencana 2, Ciledug Indah 1 dan 2, Komplek Departemen Dalam Negeri, Duren Vila, Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, kemudian Perumahan Pinang Griya dan Pinang Indah di Kecamatan Pinang, serta Kampung Candulan Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh menjadi langganan banjir.(rangga zuliansyah)

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

BANDARA
InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

InJourney Airports dan Polres Bandara Soetta Perketat Keamanan Kargo Pasca Pencurian Tas Ekspor

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:11

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) dan Polres Bandara Soekarno-Hatta memperkuat aspek keamanan lingkungan bandara.

BANTEN
PSI Banten Fokus Kegiatan Sosial Jelang Iduladha

PSI Banten Fokus Kegiatan Sosial Jelang Iduladha

Minggu, 17 Mei 2026 | 13:02

Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia Banten, Ian Pribadi meminta agar jajaran pengurus PSI se-Banten dapat melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill