Connect With Us

KPUD Kota Tangerang Diminta Netral Dalam Pilgub Banten

| Kamis, 28 April 2011 | 13:21

Puluhan masa yang tergabung dalam Persatuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Banten mendemo Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang di JL Nyimas Melati No 16, Kamis (27/4) (tangerangnews / rangga)

 
TANGERANG
-Puluhan masa yang tergabung dalam Persatuan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Banten mendemo Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tangerang di Jl Nyimas Melati No 16, Kamis (27/4). Mereka menuntut agar KPUD untuk netral dan tidak berpihak pada kepentingan siapa pun dalam pelaksanaan Pilkada Gubernur Banten 2011.

Dengan mengenakan seragam almamater kampus, para mahasiswa ini berorasi menggunakan alat pengeras suara sambil membentangkan poster dan spanduk yang berisi tuntutan mereka. Dalam orasinya, mereka mangancam akan mengadili KPUD dan para Birokrat yang tidak netral dalam Pilkada Gubernur Banten.

"KPUD dan Pemkot harus menjalankan tahapan Pilkada Banten sesuai dengan UU dan Tupoksi. Kami akan tindak ke jalur hukum yang melakukan kecurangan" ungkap Koordinator BEM Se Banten Rudi Setiawan.

Menurutnya, Pilkada di berbagai daerah sering menjadi persoalan, mulai dari masalah administrasi para kandidat, keterlibatan penyelenggara Pilkada (KPUD/Panwaslu), pemalsuan data, pemilih fiktif, serta kecurangan  perhitungan suara. "Masalah ini lazim kita temukan di setiap even Pilkada. Untuk itu, kita mendorong masyarakat agar turut serta berperan aktif dalam pengawasan Pilkada Banten," kata Rudi.

Para mahasiswa juga menuntut Ketua KPUD Kota Tangerang Syafril Elain untuk menandatangani surat pernyataan diatas materai yang berisi siap untuk melaksanakan tahapan pelaksanaan Pilkada Banten 2011 dalam memilih Gubernur dan Wakilnya sesuai dengan UU 32/2004 tentang Pilkadaa. Siap netral dan jika tidak dapat menjalankan amanah UU siap menerima konsekwensi hukum yang berlaku.

Syafril yang menerima kedatangan para demonstran pun menandatangani surat pernyatan tersebut. Ia memastilkan KPUD dalam pelaksanaan Pilkada Gubernur akan dilakukan secara netral dan tidak akan melakukan penyimpangan.
"Kita juga meminta agar mahasiswa mengawasi tahapan Pilkada serta bersikap netral. Disini juga ada Panwaslu yang akan mengawasi tahapan Pilkada," tutur Syafril.(RAZ)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill