Connect With Us

Buka Posko Siaga Bencana, PMI Kota Tangerang Terjunkan 30 Personel Evakuasi Korban Banjir

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 Januari 2025 | 16:32

PMI Kota Tangerang evakuasi korban banjir dengan perahu karet, Rabu 29 Januari 2025, dini hari. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang sejak Selasa 28 Januari 2025, mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah. 

Berdasarkan data dari Posko PMI Kota Tangerang, sebanyak enam kecamatan terdampak banjir, yaitu Kecamatan Benda, Periuk, Neglasari, Karawaci, Jatiuwung, dan Batuceper. Ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 cm.

Menanggapi situasi ini, PMI Kota Tangerang segera menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi di lokasi terdampak setelah menerima informasi ada warga terjebak dan membutuhkan bantuan evakuasi. 

Pada Rabu 29 Januari 2025, dini hari, PMI mengerahkan satu unit ambulans, satu unit perahu karet, serta Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (SATGANA).

Mereka mengevakuasi warga terdampak banjir 1 meter di Perumahan Bandara Mas, Kecamatan Neglasari.

"Evakuasi warga terdampak banjir segera kami lakukan begitu menerima laporan dari masyarakat. Kami turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi," ujar Ketua PMI Kota Tangerang Oman Jumansyah.

Selain melakukan evakuasi, PMI Kota Tangerang juga membuka Posko Siaga Bencana 24 jam sebagai langkah antisipasi terhadap dampak bencana hidrometeorologi.

Posko ini menyediakan berbagai perlengkapan layanan kesehatan, fasilitas evakuasi banjir, serta tim tanggap darurat yang siap diterjunkan kapan saja.

Selain itu PMI juga menyiapkan tiga unit ambulans, dua mobil jenazah, perahu karet, serta 30 personel SATGANA yang berasal dari relawan PMI Kota Tangerang.

"Kota Tangerang telah menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi sejak akhir 2024. Sebagai langkah penanggulangan, kami membuka posko yang beroperasi 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat," tambah Oman.

PMI Kota Tangerang terus mengimbau masyarakat yang terdampak untuk tetap waspada dan segera melaporkan kondisi darurat melalui Posko PMI atau layanan darurat terkait.

KAB. TANGERANG
Kebakaran Hebat di Kosambi Diduga Dipicu Korleting Lisrik dari Gudang Kasur

Kebakaran Hebat di Kosambi Diduga Dipicu Korleting Lisrik dari Gudang Kasur

Rabu, 16 September 2026 | 18:31

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengungkap dugaan sementara penyebab kebakaran yang melanda Kawasan Pergudangan Kosambi, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Rabu 16 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Sinar Mas Land dan Kemenekraf Kolaborasi Kembangkan Ekosistem Ekonomi Kreatif di KEK ETKI Banten

Rabu, 16 September 2026 | 19:11

Sinar Mas Land (SML) resmi menggandeng Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) RI untuk memperkuat pengembangan ekosistem ekonomi kreatif di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten

KOTA TANGERANG
Beredar Beras Fortifikasi Palsu, DKP Kota Tangerang Imbau Warga Laporkan ke Sini

Beredar Beras Fortifikasi Palsu, DKP Kota Tangerang Imbau Warga Laporkan ke Sini

Rabu, 16 September 2026 | 21:03

Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang tetap menerima laporan dari masyarakat yang menemukan atau merasa dirugikan dari beras forifikasi palsu ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill