Connect With Us

KAJS Sosialisasi RUU BPJS

| Minggu, 7 Agustus 2011 | 19:52

Komite Aksi Jaminan Sosial Kota Tangerang melakukan sosialisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) dan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), kepada sekitar 300 buruh di Lapangan Kampung Dumpit, Kelurahan Gandasari, Kec (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Komite Aksi Jaminan Sosial Kota Tangerang melakukan sosialisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) dan UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), kepada sekitar 300 buruh di Lapangan Kampung Dumpit, Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Minggu (7/8).

 Menurut Ketua KAJS Kota Tangerang Kahar Cahyono, tujuan sosialsiasi ini agar para buruh bisa mengerti tentang hak-hak mereka di dalam RUU BPJS yang sebentar lagi akan disahkan DPR pada 18 Oktober 2011. “Dalam RUU mengatur tentang jaminan pensiun, jaminan kesehatan seumur hidup dan asuransi kematian. Diharapkan mereka bias mengerti sebelum RUU ini disahkan,” ungkapnya.
 
Kahar menyatakan, sosialisasi ini juga merupakan program dari KAJS Pusat yang saat ini telah Dilaksanakan di KAJS tingat Provinsi dan Kota/Kabupaten. “Kegiatan ini sekarang turun ke daerah-daerah. SOsialisasi tidak hanya dilakukan kepada buruh, tapi juga masyarakat,” katanya.

 Sementara Presidium KAJS Indra Munaswar mengatakan, RUU ini harus segera disahkan pada 18 Oktober 2011. Pasalnya, pengesahan RUU sudah molor sejak 2010 lalu.

“RUU BPJS ini sangat dibutuhkan buruh. Bedanya dari Jamsostek, BPJS ini memiliki tunjangan pensiun dan jaminan kesehatan seumur hidup. DPR sudah menjanjikanakan akan mengesahkan RUU pada 18 Oktober, kalau tidak kita mengancam akan lakukan kasi besar-besaran unuk penutupan industri,” tandasnya.(RAZ)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill