Connect With Us

PDAM Jamin Kemarau Tidak Pengaruhi Penyaluran Air Bersih

| Kamis, 8 September 2011 | 18:12

Petugas memeriksa intake saluran PDAM. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-PDAM Tirta Benteng Kota Tangerang menjamin pelayanan air bersih terhadap pelanggan akan tetap normal meski kemarau panjang yang diprediksi akan berlanjut selama dua bulan.

 Humas PDAM Tirta Benteng Ichsan Sodikin mengatakan, meskipun debit air di aliran sungai cisadane mulai menurun hingga 11,40 meter diatas permukaan air laut, pihaknya memberikan jaminan bahwa persediaan air yang ada masih mencukupi untuk diproduksi sebagai bahan baku air bersih bagi para pelanggan.
 
 “Tinggi air sungai masih 1 meter diatas intake (titik pengambilann air baku) kita, jadi masih banyak air yang bisa masuk ke intake untuk diproduksi dan kita salurkan kepada 20 ribu pelanggan PDAM,” tuturnya, Kamis (8/9).

 Sementara itu, Kepala Bagian Poduksi PDAM Tirta Benteng Sumarya mengatakan, kemarau juga berdampak pada kualitas air di sungai. Sehingga pihaknya harus lebih mengontrol kualitas prosuksi dengan menambah dosis bahan kimia. “Selama kemarau, air sungai akan berwarna hijau karena tumbuhnya ganggang atau lumut. Jadi kita menambah biaya produksi sekitar 5 persen,” terangnya.
 
 Sumarya menyebutkan, total kapasitas Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) dapat meyalurkan sebanyak 445 liter per detik kepada seluruh pelanggan. Penyaluran dilakuan dari beberapa titik IPAM seperti di Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Tangerang sebesar 350 liter liper per detik, IPAM Perumahan Duta Garden Kecamatan Benda 50 liter per detik, IPAM di Perumahan Banjar Wijaya sebesar 30 liter per detik, dan IPAM Perum Griya Kencana 5 liter per detik.
 “Kebutuhan pelanggan bisa kami jamin selam kemarau. Pasokan akan kami alirkan seperti biasa karena meski kemarau persediaan bahan baku untuk pengolahan air mencukupi. Sampai saat ini juga tidak ada keluhan pelanggan terkait kualitas air sebulan terakhir sejak tidak turun hujan,” ungkapnya.(RAZ)

KAB. TANGERANG
Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Terinspirasi Sosok Bupati Tangerang, Bayi di Sepatan Diberi Nama Moch. Maesyal Rasyid

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:00

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid mendatangi rumah seorang bayi di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, yang diberi nama sama persis dengan dirinya, Kamis, 14 Mei 2026.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill