KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Pemilahan sampah sebelum dibuang bukan hanya memisahkan jenis organik dan anorganik. Namun, ada juga beberapa sampah yang perlu perhatian khusus seperti sampah benda tajam.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi menyampaikan, sampah tajam yang dibuang bersama dengan sampah lainnya dapat membahayakan, baik petugas atau mahluk hidup lainnya.
Maka, sampah tajam perlu cara tersendiri sebelum dibuang.
"Sampah tajam seperti pecahan kaca, tusuk sate, kaleng bertepi, hingga jarum suntik sangat berbahaya apabila dibuang begitu saja. Sebab, sampah tajam tersebut dapat melukai petugas kebersihan dan mahluk hidup lainnya, sehingga dapat menyebabkan luka dan infeksi," ungkapnya, Kamis 11 September 2025.
Sebelum membuang sampah tajam, masyarakat perlu memisahkan dari sampah lain dan perlu diberi label "Sampah Tajam" di wadah tertutup.
"Pastikan wadah tertutup rapat dan kuat dan buang bersama residu atau serahkan langsung ke petugas atau pengelola sampah," lanjutnya.
Diharapkan, dengan langkah kecil ini mampu menjaga kebersihan di Kota Tangerang agar nyaman bagi seluruh masyarakat. Selain itu, langkah tersebut juga dapat melindungi petugas kebersihan.
"Dengan membuang sampah tajam dengan aman, kita turut menjaga keselamatan petugas kebersihan, dan mahluk hidup lainnya. Mari kita mulai kebiasaan kecil ini dan bersama jaga kebersihan serta kenyamanan Kota Tangerang," tutupnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Dampak kemarau panjang yang telah berlangsung selama enam bulan terakhir membuat warga Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih yang parah.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews