Connect With Us

Sachrudin Buka Konsolidasi Data SPSE 2025, Tekankan Penguatan Tata Kelola Pengadaan

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 20 November 2025 | 11:01

Konsolidasi Data SPSE Tahun Anggaran 2025 (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Tangerang Sachrudin membuka Kegiatan Konsolidasi Data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Tahun Anggaran 2025 yang digelar Rabu, 19 November 2025, di Bogor, Jawa Barat. 

Kegiatan ini diikuti perwakilan perangkat daerah untuk memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kota Tangerang.

Dalam sambutannya, Sachrudin menjelaskan, penerapan SPSE menjadi langkah penting untuk mewujudkan proses pengadaan yang lebih terbuka, efisien, dan akuntabel. 

Menurut Sachrudin, digitalisasi memungkinkan setiap tahapan pengadaan tercatat secara sistematis sehingga dapat memperkuat pengawasan, evaluasi, dan integritas pelaksanaannya.

“SPSE telah menjadi instrumen penting dalam penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa yang profesional dan sesuai standar nasional. Pemanfaatan SPSE oleh perangkat daerah juga terus menunjukkan perkembangan positif, dan perlu kita perkuat untuk mendorong peningkatan nilai Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP) setiap tahunnya,” jelasnya.

Sachrudin juga menyinggung Surat Edaran Kepala LKPP Nomor 4 Tahun 2021, terkait salah satu indikator penilaian Indeks Reformasi Birokrasi adalah pemanfaatan Sistem Informasi Pengadaan dengan penilaian berdasarkan data tahun sebelumnya (N-1). 

Karena itu, kata Sachrudin, data Konsolidasi SPSE Tahun Anggaran 2025 akan menjadi dasar penilaian ITKP Kota Tangerang pada 2026.

“Untuk mendukung dan mempertahankan capaian ITKP Kota Tangerang agar tetap berada pada kategori minimal baik di tahun 2026, saya instruksikan kepada seluruh perangkat daerah untuk segera melakukan pembaruan data realisasi pengadaan barang/jasa pada aplikasi SPSE. Batas waktu penarikan data pemanfaatan yaitu paling lambat 31 Desember 2025,” tegasnya.

Ia berharap, konsolidasi data ini menghasilkan laporan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Marilah kita memohon kepada Allah SWT agar proses konsolidasi data hari ini diberikan kelancaran serta menghasilkan data yang akurat bagi kemajuan pengelolaan pengadaan di Kota Tangerang,” pungkasnya.

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ruta Ireng menambahkan, predikat ITKP Kota Tangerang pada 2024 mencapai 94,8. Oleh karena itu, perlunya upaya bersama untuk mempertahankan bahkan meningkatkan pencapaian tersebut.

“Kota Tangerang telah mendapat predikat ITKP sangat baik dengan nilai total 94,8. Dan untuk mempertahan dan meningkatkan predikat tersebut maka perlu adanya komitmen bersama untuk mewujudkan pengadaan barang dan jasa yang akuntable dan transparan,” tukasnya.

KOTA TANGERANG
Enam Kebakaran Kepung Kota Tangerang dalam Sehari, Penyebabnya Bakar Sampah hingga Korsleting Listrik

Enam Kebakaran Kepung Kota Tangerang dalam Sehari, Penyebabnya Bakar Sampah hingga Korsleting Listrik

Kamis, 17 September 2026 | 09:51

Enam kejadian kebakaran tercatat di sejumlah wilayah Kota Tangerang dalam sehari. Kondisi musim kemarau, cuaca panas dan angin kencang membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

NASIONAL
2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

2.000 Pegawai Kementerian PU Terindikasi Judi Online, Transaksi Capai Rp12 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:05

Sekitar 2.000 pegawai Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terindikasi terlibat aktivitas judi online (judol) berdasarkan hasil penelusuran terhadap transaksi sepanjang 2024 hingga 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill