Connect With Us

Wakil Wali Kota Tangerang Bingung Dilapokan ke Panwaslu

| Selasa, 4 Oktober 2011 | 18:55

Arief Rachadiono Wismansyah (tangerangnews / tangerangnews/dira)

TANGERANG-Wakil Wali Kota Tangerang H Arief R Wismansyah mengaku bingung telah dilaporkan ke Panwaslu oleh Ibnu Jandi karena diduga mengkampanyekan Calon Gubernur Banten nomor urut 2 yang kini masih menjabat sebagai Wali Kota Tangerang, Wahidin Halim saat peluncuran Electronic KTP (e-KTP) di Kantor Kecamatan Batu Ceper yang dihadir imasyarakat dan PNS, pada Jumat (30/9).
 
“Saya bingung kenapa dilaporkan, padahal hanya berusaha menjalankan tugas dan fungsi sebagai kepala daerah untuk mesosialisasikan Pilkada Provinsi Banten kepada masyarakat, sesuai dengan amanat Instuksi Presiden No 7/2005,” tuturnya saat dikonfirmasi, Selasa (4/10).

 Arief menjelaskan, dirinya saat itu hanya mengajak masyarakat untuk mencoblos pada Pilkada Provinsi Banten tanggal 22 Oktober 2011 dengan kata-kata “Dua hal yang menjadi prioritas” dan “Pilih pemimpin yang berkualitas”.

 “Kata-kata pilih pemimpin berkualitas itu sama seperti slogan KPU (Komisi Pemilihan Umum) dalam mesosialisasikan Pemilu di TV. Seruan tersebut sama sekali tidak ada unsure untuk mengajak maskatakat memilih calon tertentu,” katanya.

 Arief menilai, Ibnu Jandi mungkin salah menginterprentasikan pemipin yang berkualitas itu berarti adalah Wahidin Halim. “Mungkin dia beranggapan ketika saya bilang pemimpin berkualitas, seolah-olah saya sedang menyebutkan Wahidin Halim,” tuturnya.

 Ditanya apakah dirinya akan melaporkan balik Ibu Jandi, Arief mengaku belum akan melakukan hal tersebut. Ia merasa bahwa hal tersebut bagian dari kebebasan berdemokrasi. “Sampai saat ini belum memikirkan langkah sejauh itu. Bang Jandi punya hak menyampaikan laporannya, yang penting harapan saya Pilkada berjalan dengan kondusif,” tandasnya.

 Arief juga mengaku siap jika harus diperiksa di Panwaslu atau sampai dlaporkan ke Gakumdu. “Sebagai warga negara yang baik, saya siap. Nanti ada mekanismenya, bisa saya atau kuasa hukum saya yang mengklarifikasikan ke Panwaslu. Saya juga kan telah memiliki bukti rekaman, bahwa saya tidak mengucapkan atau mengarahkan warga untuk mengatakan WH,” tuturnya.(RAZ)

NASIONAL
Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Awas! Emosi Meledak Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak, Simak Penjelasan Dokter Spesialis

Rabu, 23 September 2026 | 20:12

Marah hebat, stres berat, hingga kecemasan berlebihan sering kali dianggap sebatas persoalan emosional atau psikologis biasa.

TANGSEL
Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Disimpan Dalam Tupperware, Kurir Diringkus Hendak Bawa 20,5 Kg Sabu ke Ciputat Tangsel

Rabu, 23 September 2026 | 18:36

Seorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill