KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan memaksimalkan pengolahan sampah organik di Intermediate Treatment Facility (ITF) Jatiuwung dengan pengembangan budi daya maggot yang selama ini dinilai efektif menekan volume sampah harian.
Sampah organik yang berasal dari pasar, rumah sakit, hingga rumah makan tidak langsung berakhir di tempat pembuangan akhir, melainkan diolah lebih dulu melalui sistem pengelolaan maggot.
Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah DLH Kota Tangerang Iwan menyampaikan, program ini telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan hasil signifikan.
Setiap hari, ITF Jatiuwung mampu mengolah sekitar 10 hingga 15 ton sampah organik menjadi produk turunan berupa kompos.
“Sejauh ini hasilnya sangat luar biasa, kami bisa mengolah puluhan ton sampah organik lewat budi daya maggot menjadi kompos organik yang bisa dimanfaatkan masyarakat Kota Tangerang,” ujar Iwan, Rabu, 7 Januari 2026.
Ia menjelaskan, keberadaan fasilitas ini tidak hanya menghasilkan kompos, tetapi juga berdampak langsung pada berkurangnya beban Tempat Pembuangan Akhir Rawa Kucing.
Dengan berkurangnya sampah organik yang dikirim ke TPA, masa operasional Rawa Kucing dapat diperpanjang.
Menurut Iwan, Pemkot Tangerang menargetkan peningkatan kapasitas pengolahan sampah organik pada tahun ini agar jumlah sampah yang masuk ke TPA bisa ditekan lebih jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
“Kami menargetkan pada tahun ini bisa meningkatkan kapasitas penyerapan sampah organik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sehingga sampah organik yang masuk ke TPA Rawa Kucing bisa berkurang secara signifikan,” katanya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPolda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.
Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews