Connect With Us

Evaluasi Banjir, Pemkot Tangerang Segera Normalisasi Kali Ledug dan Sabi

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 28 Januari 2026 | 22:37

Kondisi banjir yang mulai surut di Kota Tangerang, Senin 26 Januari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Seiring surutnya genangan air dan dimulainya masa pemulihan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang langsung bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penanganan banjir, Rabu 28 Januari 2026.

Langkah ini diambil untuk memastikan mitigasi bencana ke depan semakin optimal dan presisi.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar mengungkapkan bahwa meski penanganan banjir kali ini dinilai berjalan cukup baik hingga mendapat apresiasi dari Gubernur Banten, Pemkot tetap berkomitmen melakukan pembenahan besar-besaran di berbagai sektor.

Berdasarkan pemetaan lapangan bersama Dinas PUPR, sedimentasi sungai dan keterbatasan kapasitas tampung air menjadi faktor utama penyebab limpasan. Oleh karena itu, normalisasi sungai besar akan menjadi agenda mendesak.

"Normalisasi kali seperti Kali Ledug dan Kali Sabi menjadi prioritas dalam waktu dekat, disertai penguatan turap di titik-titik yang dinilai rawan limpasan,” tegas Mahdiar.

Tak hanya soal infrastruktur, Pemkot Tangerang juga mengevaluasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dan mempercepat komunikasi antar instansi.

Salah satu terobosan yang diusulkan adalah pergeseran posisi sarana prasarana penanggulangan bencana.

Mahdiar menambahkan, peralatan rescue dan pompa air nantinya akan disiagakan lebih dekat dengan titik langganan banjir, seperti wilayah Periuk dan Ciledug. "Tujuannya agar respon awal bisa dilakukan dalam hitungan menit saat air mulai naik," ujarnya.

Evaluasi ini juga melibatkan penguatan sinergi dengan relawan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kewilayahan. Dengan perbaikan teknis dan koordinasi yang lebih solid, Pemkot Tangerang optimis risiko dampak banjir di masa mendatang dapat ditekan secara signifikan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Tangsel, Modal Rp21 Juta Jadi Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Tangsel, Modal Rp21 Juta Jadi Rp1 Miliar

Selasa, 15 September 2026 | 11:56

Polres Metro Jakarta Barat membongkar praktik produksi rumahan (home industry) tembakau sintetis di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill