Connect With Us

Mangkir, Polisi Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Bahar bin Smith Rabu Depan

Rangga Agung Zuliansyah | Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:36

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari saat berdialog dengan massa Banser, Sabtu 7 Februari 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan pengeroyokan kader Banser yang melibatkan Habib Bahar bin Smith. 

Kasus ini bermula dari insiden pengeroyokan yang terjadi empat bulan lalu di kawasan Cipondoh, Tangerang. Salah satu korbannya merupakan kader Banser.

Sejauh ini, polisi telah bergerak cepat dengan menetapkan tiga tersangka yang terlibat, salah satunya Habib Bahar.

Namun, Habib Bahar sempat mangkir dari panggilan pertama pada Rabu 4 Februari 2026 kemarin. Kini Penyidik telah melayangkan surat panggilan kedua terhadap Habib Bahar yang kini berstatus sebagai tersangka.

Dalam keterangannya usai menerima audiensi dari pengurus GP Ansor dan Banser Kota Tangerang pada Sabtu 7 Februari 2026, Kapolres mengungkapkan panggilan kedua akan dilakukan pada Rabu 11 Februari 2026.

"Kemarin sudah kita menetapkan status tersangka atas nama ABH (Habib Bahar). Dipanggil hari Rabu kemarin, namun yang bersangkutan melalui kuasa hukum melakukan penundaan. Kami sudah terbitkan panggilan kedua untuk Rabu depan, jam 10.00 WIB," ujarnya.

Kapolres memastikan bahwa penetapan tersangka terhadap Habib Bahar telah melalui prosedur hukum yang ketat, termasuk gelar perkara khusus.

"Semua transparan karena ada lembaga pengawas internal maupun eksternal. Jangan ragu terhadap keprofesionalan Polri," tegasnya.

 

Respons Terhadap Desakan Banser

Terkait desakan dari massa Banser dan GP Ansor Kota Tangerang yang meminta agar tersangka segera ditahan, Kapolres meminta semua pihak untuk bersabar dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Ia menjamin kepolisian tidak akan melakukan intervensi dan akan mengawal kasus ini hingga tuntas.

"Semua ini berproses dan merupakan kewenangan penyidik. Saya selaku Kapolres bertanggung jawab penuh. Kami imbau masyarakat tetap menjaga kamtibmas, jangan terprovokasi," tutupnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

KAB. TANGERANG
Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Tinjau Pabrik Motor Listrik di Tangerang, Wapres Gibran Tegaskan Kurikulum Harus Nyambung dengan Industri EV

Kamis, 30 Juli 2026 | 22:31

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming menegaskan pentingnya memperkuat keterkaitan (link and match) antara dunia pendidikan dan industri, guna mencetak sumber daya manusia (SDM) yang adaptif terhadap teknologi masa depan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill