Connect With Us

Atasi Banjir, Pemkot Tangerang Bakal Bangun Tandon Air di Wilayah Rawan Terdampak

Fahrul Dwi Putra | Senin, 9 Maret 2026 | 08:31

Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau lokasi banjir di sejumlah titik pemukiman warga yang berada di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) di kawasan Ciledug Indah, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Minggu, 8 Maret 2026. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang aoan membangun sejumlah tandon air di wilayah rawan genangan. Hal ini dilakukan sebagai langkah pencegahan jangka panjang untuk menampung limpasan air saat hujan deras agar tidak langsung masuk ke permukiman warga.

Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, pembangunan tandon menjadi salah satu solusi yang tengah diprioritaskan Pemkot Tangerang untuk mengurangi risiko banjir di beberapa kawasan.

Menurutnya, pembangunan tandon akan memanfaatkan sejumlah lahan yang dimiliki oleh Jasa Marga serta Kementerian Pekerjaan Umum.

“Koordinasi dengan Kementerian PU sangat krusial agar aliran air dari jalan tol tidak lagi membebani wilayah permukiman warga, khususnya di kawasan Gempol,” ujar Sachrudin saat meninjau wilayah terdampak banjir, di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS), kawasan Ciledug Indah di Kecamatan Karang Tengah, Minggu, 8 Maret 2026.

Ia menjelaskan beberapa wilayah di Kota Tangerang kerap terdampak banjir akibat limpasan air dari kawasan jalan tol yang mengalir ke permukiman warga. 

Karena itu, keberadaan tandon air dinilai dapat untuk menampung sementara debit air sebelum dialirkan ke saluran utama.

Sachrudin menambahkan, pembangunan tandon baru ditargetkan mulai dipercepat pada tahun ini sebagai bagian dari strategi jangka panjang pengendalian banjir.

“Secara internal, pembangunan tandon baru tahun ini juga terus kita akselerasi sebagai bagian dari solusi permanen penanganan banjir,” pungkasnya.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Morula IFC Hadir di BSD, Bawa Standar Fertilitas Global ke Indonesia

Morula IFC Hadir di BSD, Bawa Standar Fertilitas Global ke Indonesia

Jumat, 18 September 2026 | 21:14

Pengembangan layanan fertilitas di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya Morula International Fertility Center (Morula IFC) di BSD City, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill