Connect With Us

Evakuasi Biji Tasbih dari Dalam Hidung Balita, BPBD Kota Tangerang Ajak Naik Mobil Damkar

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 22 April 2026 | 18:59

Petugas BPBD Kota Tangerang mengevakuasi biji tasbih dari dalam hidung balita 3 tahun di Kecamatan Periuk. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.om-UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Korban Kecamatan Periuk pada BPBD Kota Tangerang berhasil mengevakuasi sebuah biji tasbih yang tersangkut di dalam hidung seorang balita laki-laki berusia tiga tahun.

Peristiwa ini bermula saat orang tua balita mendatangi Pos UPT Damkar Periuk yang melaporkan adanya biji tasbih yang tertahan di rongga hidung sang anak.

Petugas pun langsung melakukan tindakan darurat dengan peralatan yang tersedia di pos.

Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Korban Periuk Kamaluddin Azizi mengatakan proses evakuasi berlangsung dengan sangat hari-hati.

Petugas harus bekerja ekstra menggunakan alat penjepit dan penerangan intensif, sementara orang tua korban harus memegangi tubuh balita.

Sebenarnya ada dua biji tasbih. Satu biji sudah berhasil dikeluarkan dokter THT di rumah sakit pada pagi harinya. Namun, saat pulang ke rumah, orang tua menyadari masih ada satu biji lagi yang tertinggal," ujar Kamaluddin, Rabu 22 April 2026.

Namun, saat mereka kembali ke rumah sakit, praktik dokter THT tersebut sudah tutup. Dalam kondisi mendesak, orang tua memutuskan untuk meminta bantuan ke petugas Damkar.

Menggunakan alat penjepit, petugas hanya membutuhkan waktu sekitar empat menit untuk mengeluarkan biji tasbih tersebut. Namun, hal yang paling menarik adalah cara petugas menangani trauma sang balita.

Untuk menghilangkan trauma, petugas mengajak balita beserta orang tuanya berkeliling menggunakan mobil operasional pemadam kebakaran.

"Untuk menenangkan si anak, kita bujuk. Setelah berhasil dikeluarkan, kita ajak keliling. Alhamdulillah, traumanya hilang, anaknya sudah bisa melambaikan tangan lagi," tambah Kamaluddin.

Aksi ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk lebih waspada dalam mengawasi anak balita saat bermain dengan benda-benda berukuran kecil.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill