Connect With Us

KRL Tangerang Sempat Lumpuh, Penumpang Menumpuk di Stasiun Duri hingga Malam Hari

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 28 Mei 2026 | 13:01

Ilustrasi KRL Commuter Line. (@TangerangNews / KAI)

TANGERANGNEWS.com- Perjalanan KRL Commuter Line lintas Duri-Tangerang sempat mengalami gangguan pada Selasa, 26 Mei 2026, sore. 

Gangguan terjadi pada rangkaian KRL nomor perjalanan 1978A relasi Duri-Tangerang di jalur antara Stasiun Taman Kota dan Bojong Indah.

Akibat insiden tersebut, operasional kereta di lintas Tangerang sempat terganggu karena aliran listrik atas di jalur hulu Duri-Rawabuaya harus dipadamkan sementara demi proses penanganan.

Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan mengatakan, petugas langsung bergerak melakukan koordinasi dan penanganan di lokasi setelah menerima laporan gangguan.

“Petugas terkait langsung melakukan koordinasi dan penanganan di lokasi untuk memastikan keselamatan perjalanan serta mempercepat normalisasi operasional perjalanan Commuter Line,” ujar Leza dalam keterangannya dikutip dari Kompas, Kamis 28 Mei 2026.

Setelah proses penanganan dilakukan, aliran listrik kembali dinyalakan sekitar pukul 17.56 WIB. Kereta yang mengalami gangguan kemudian dievakuasi menuju jalur 3 Stasiun Rawabuaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Selama proses normalisasi berlangsung, sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan dan perubahan pola operasi. Kondisi itu membuat antrean penumpang memadati Stasiun Duri hingga malam hari.

Salah satu penumpang, Ikhsan, 32, mengaku sudah menunggu lebih dari satu jam setelah transit dari Manggarai. Ia memilih duduk di area dalam stasiun karena kondisi peron terlalu padat.

“Dari sekitar jam 21.00 WIB lah sudah di sini, transit dari Manggarai tadi, enggak bergerak. Capek saya juga mending duduk dulu saja nunggu nanti sudah agak sepi,” katanya.

Ia mengaku batal mengikuti takbiran di dekat rumahnya karena terlambat tiba di Tangerang.

“Mau langsung tidur saja kayaknya jadinya, biar besok pagi masih sempat shalat Id. Enggak ada tenaga,” ujarnya.

Serula disampaikan Yuni, 33,penumpang tujuan Cipondoh itu akhirnya memilih dijemput suaminya setelah hampir dua jam menunggu kereta tanpa kepastian.

“Biasanya paling lama nunggu 30 menit, ini tadi enggak sanggup pas lihat transit sepadat ini,” ucapnya.

Gangguan operasional KRL tersebut juga berdampak pada perjalanan Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta. Beberapa perjalanan mengalami keterlambatan hingga pembatalan.

KAI Commuter menyediakan pengembalian dana penuh bagi penumpang kereta bandara yang membatalkan perjalanan akibat keterlambatan.

“Untuk pengguna Commuter Line Basoetta yang akan membatalkan perjalanannya karena terjadi kelambatan yang cukup tinggi, KAI Commuter akan mengembalikan bea 100 persen,” kata Leza.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill