Connect With Us

DPRD Perintahkan Dinas PU Bangun Jalan

| Selasa, 22 November 2011 | 15:23

Derita Warga Petir. (tangerangnews / dira)


TANGERANG-Perintah DPRD Kota Tangerang agar PT Agung Sedayu Grup (ASG) untuk kembali mengembalikan jalan warga di Kampung Pulo Nyaibontit, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang tidak digubris pihak pengembang.

Akibatnya, DPRD memerintahkan kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga Kota Tangerang untuk membangun akses jalan warga kembali.

"Melihat sikap PT Agung Sedayu Group (ASG) yang tidak kooperatif dan terkesan arogan, kami minta Dinas PU dan Bina Marga saja yang membangun jalan buat warga," ucap Eddy Ham, Anggota Komisi IV, hari ini.

Seperti diberitakan, hingga saat ini PT ASG, pengembang perumahan Green Lake City di Cipondoh, tidak juga membangunkan jalan bagi warga Kampung Pulo Nyaibontit. PT ASG hanya membuatkan jembatan dari bambu. PT ASG membongkar jalan warga karena merasa sudah dibeli. Sementara jalan itu sebenarnya milik pemerintah. Akibatnya warga kesulitan dalam beraktivitas, seperti sepeda motor apalagi mobil, tidak bisa lewat.

Menurut Eddy Ham, PT ASG terlalu angkuh sehingga mengabaikan keputusan rapat dengar pendapat dengan DPRD, Jumat (18/11) lalu. Dari rapat itu diputuskan agar ASG membangun kembali jalan untuk warga. Selain itu juga melakukan negosiasi dengan warga terkait transaksi jual-beli tanah.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemeliharaan Dinas PU dan Bina Marga Kota Tangerang, Gani mengatakan, bahwa pihaknya tidak bisa serta-merta membangunkan jalan untuk warga. "Ada prosedurnya, paling tidak Ketua RT/RW membuat usulan dahulu kepada kami. Selanjutnya baru minta persetujuan dari DPRD dan Wali Kota," ucapnya.

Menurut Gani, jika prosedur itu diabaikan, justru pihaknya akan terkena sanksi hukum. "Bisa ditangkap KPK, karena menggunakan uang rakyat tanpa seizin DPRD dan pimpinan," ucapnya.

Lebih lanjut kata Gani, jika semua prosedur itu dilalui, dan mendapat persetujuan Wali Kota, maka anggaran pembangunan jalan itu paling cepat baru terealisasi satu tahun ke depan. "Jadi tak bisa cepat. Kami bertindak sesuai prosedur dan aturan," ujarnya.

Sementara itu, warga Kampung Pulo Nyaibontit, mengeluhkan terus pembangunan jalan. "Bingung mas mau mengadu kepada siapa lagi. Habis sudah tidak ada yang bisa bantu kami," ucap Munji Purnomo, Ketua RT 07/10. (DRA)


TANGSEL
Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Belum Ada Temuan Hantavirus di Tangsel, Warga Diimbau Hindari Kontak dengan Tikus

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:06

Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) diminta waspada terhadap risiko terpapar penyakit Hantavirus.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

TEKNO
AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

AI Helita Tangsel Respon Keluhan Warga Hanya dalam 49 Milidetik, Sudah Terima 4 Ribu Pesan

Kamis, 14 Mei 2026 | 10:06

Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill