VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan
Senin, 21 September 2026 | 17:09
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TANGERANGNEWS.com-Tim Identifikasi Tanda-tanda Mata, Ekstremitas, Kulit Pada Kusta (KATAMATAKU) Universitas Indonesia (UI) melaksanakan program edukasi dan pemeriksaan kesehatan balita serta ibu hamil di Kota Tangerang.
Kegiatan ini difokuskan pada deteksi dini stunting serta peningkatan kapasitas kader kesehatan di Posyandu Kuntum Mekar, kawasan Sitanala, Kelurahan Karangsari, Kecamatan Neglasari.
Kawasan Sitanala yang awalnya sebagai wilayah binaan KATAMATAKU UI dalam penanganan kusta, kini fokus intervensi diperluas pada isu prioritas nasional, yaitu penanggulangan stunting.
Berdasarkan data skrining tahun 2024 terhadap 124 balita di lokasi tersebut, ditemukan 31 balita (25%) mengalami stunting, sebuah angka yang relatif lebih tinggi dibandingkan prevalensi tingkat Provinsi Banten.
Ketua Tim KATAMATAKU UI Prof. Dr. dr. Yunia Irawati, SpM(K) menjelaskan program ini didukung oleh Hibah Pengabdian Masyarakat Dosen UI 2026 dan menjadi bentuk sinergi strategis bersama Puskesmas Neglasari, Pemerintah Kecamatan Neglasari, serta para mitra lokal.
"Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, memberikan edukasi gizi, serta memperkuat kapasitas tenaga medis dan kader kesehatan daerah dalam memerangi stunting," terangnya, Selasa 22 September 2026.
Konsultan nutrisi dan penyakit metabolik anak dari FKUI Dr. Titis Prawitasari, SpA(K) menambahkan bahwa pendekatan berbasis komunitas menjadi kunci utama.
"Melalui penguatan kapasitas kader Posyandu, kami berharap upaya deteksi dini dan intervensi kesehatan balita di wilayah Sitanala dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan," ujarnya.
Dalam aksi sosial ini, tim ahli menggelar serangkaian pemeriksaan kesehatan komprehensif multidisiplin yang melibatkan berbagai fakultas dan departemen di lingkungan UI. Pemeriksaan mencakup:
Antropometri: Pengukuran tumbuh kembang oleh kader di bawah supervisi Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI.
Kesehatan Mata: Skrining penglihatan oleh dokter spesialis mata Departemen Ilmu Kesehatan Mata FKUI dan refraksionis.
Kesehatan Kulit: Evaluasi kondisi kulit balita oleh dokter spesialis Dermato Venereologi FKUI.
Kesehatan Gigi dan Mulut: Pemeriksaan oleh dokter gigi spesialis penyakit mulut dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UI.
Kesehatan Oromotor: Evaluasi fungsi organ mulut dan menelan balita oleh dokter spesialis dari Departemen Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (IKFR) FKUI.
Penanggung jawab kegiatan Dr. dr. Gitalisa Andayani, SpM(K) memaparkan bahwa rangkaian acara juga diisi dengan evaluasi tenaga kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT), serta lomba kreasi makanan pendamping ASI (MPASI) yang telah dilaksanakan secara mendahului pada 24 Agustus 2026.
"Hari ini kami memberikan edukasi kepada 33 tenaga kesehatan dan kader, melakukan pemeriksaan pada 66 bayi dan balita, serta 54 ibu hamil dan ibu balita," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Neglasari dr. Sakuncoro menyambut positif kolaborasi tersebut. "Langkah bersama ini diharapkan mampu mencetak kader kesehatan yang mandiri serta mewujudkan generasi bebas stunting di wilayah Tangerang," jelasnya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.
TODAY TAGJenazah Surakman, 60, salah satu Anak Buah Kapal (ABK) KM Arupadhatu 1 yang dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda, dijadwalkan diterbangkan dari Bengkulu menuju di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, pada Kamis 24 September 2026.
Indonesia kini memasuki fase baru dalam transisi energi yang didorong oleh pesatnya ekspansi energi terbarukan serta peningkatan permintaan listrik dari sektor industrialisasi, elektrifikasi, dan perkembangan pusat data berbasis kecerdasan buatan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews