TANGERANGNEWS.com – Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Camat Jatiuwung Buceu Gartina, aktif menjalin komunikasi dengan perusahaan-perusahaan mengajak berkontribusi pembangunan melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Sebanyak enam perusahaan berkolaborasi membantu masyarakat Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, melalui program bedah rumah dan bantuan pendidikan.
Dalam program bedah rumah, empat warga Kelurahan Keroncong mendapatkan bantuan pembangunan masing-masing sebesar Rp50 juta. Total bantuan yang disalurkan untuk perbaikan hunian tersebut mencapai Rp200 juta.
Peletakan batu pertama pembangunan empat rumah itu dilakukan Wali Kota Tangerang Sachrudin bersama perwakilan perusahaan penyalur CSR pada Jumat, 9 Oktober 2026.
Buceu mengatakan, keterlibatan perusahaan berawal dari komunikasi yang dibangun bersama para lurah untuk menawarkan berbagai program sosial yang dapat membantu masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah.
“Bersama para lurah, kita berkomunikasi dengan beberapa perusahaan. Alhamdulillah, ada beberapa perusahaan yang tergugah untuk bersama-sama membangun kota ini,” ujar Buceu.

Mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Tangerang ini menjelaskan, program yang ditawarkan tidak hanya berupa bedah rumah, tetapi juga bantuan beasiswa pendidikan melalui program Gampang Sekolah, alat peraga pembelajaran serta berbagai bentuk dukungan lain yang dibutuhkan masyarakat.
“Alhamdulillah, beberapa perusahaan tertarik dan hari ini kita melaksanakan penyerahan bantuan CSR kepada masyarakat penerima,” katanya.
Menurut Buceu, kolaborasi dengan dunia usaha akan terus diperluas. Pihaknya berencana membuka komunikasi dengan perusahaan lain agar semakin banyak pihak yang terlibat dalam membantu masyarakat dan mempercepat pembangunan di wilayah Jatiuwung.
Enam perusahaan yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni PT Pura Mayungan, Mitsuba, PT Pasir Metal Perkasa, PT Sinar Matahari, PT Adhi Cipta Indah, dan PT Cipta Perdana Lancar Tbk.
Sachrudin Ajak Perusahaan Lain Berkontribusi
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengapresiasi keterlibatan perusahaan yang menyalurkan dana CSR untuk membantu warga mendapatkan hunian yang lebih layak.
Menurutnya, pembangunan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Peran sektor swasta diperlukan agar berbagai kebutuhan masyarakat dapat ditangani melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
Ia menilai, program bedah rumah melalui dana CSR merupakan salah satu bentuk nyata sinergi pemerintah dan dunia usaha yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Sachrudin berharap langkah enam perusahaan di Kecamatan Jatiuwung tersebut dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Tangerang.
"Saya apresiasi dan terimakasih kepada perusahaan yang membantu pemerintah dalam pembangunan daerah," ujarnya.
Targetkan Perbaikan 1.000 Rumah
Kolaborasi melalui CSR menjadi salah satu dukungan penting di tengah kebutuhan perbaikan rumah masyarakat yang masih harus ditangani.
Berdasarkan data Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan, Pemerintah Kota Tangerang menargetkan perbaikan 1.000 rumah pada 2026.
Hingga Oktober 2026, sebanyak 627 unit rumah telah diselesaikan, sedangkan 373 unit lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Sejak program bedah rumah dijalankan, sekitar 10.000 rumah warga telah dibangun atau diperbaiki.
Namun, besarnya kebutuhan hunian layak membuat upaya tersebut memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Keterlibatan perusahaan melalui dana CSR diharapkan dapat memperkuat program pemerintah sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.
Selain program bedah rumah, perusahaan-perusahaan tersebut juga memberikan delapan paket alat peraga pembelajaran untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman kanak-kanak (TK) di wilayah Jatiuwung.
Bantuan itu diserahkan kepada Bunda PAUD Kecamatan Jatiuwung untuk mendukung proses pembelajaran anak-anak.