Connect With Us

110 Kasus Kebakaran Terjadi di Tangerang

| Kamis, 8 Desember 2011 | 17:46

Petugas pemadam kebakaran sedang memadamkan api. (Ilustrasi / Ilustrasi)

TANGERANG-Sepanang 2011 hingga hari ini, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang mencatat telah terjadi kebakaran sebanyak  110 kasus.  Umumnya, peristiwa kebakaran disebabkan konsleting listrik, ledakan kompor gas dan faktor human error.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kota Tangerang, Diding Iskandar mengatakan, dalam rentan waktu per Januari-Desember 2011, jumlah kejadian kebakaran di Kota Tangerang tidak begitu jauh berbeda dengan jumlah kasus kebakaran tahun 2010 lalu. Rata-rata peristiwa kebakaran diatas 100 kasus tersebar di 13 Kecamatan di Kota Tangerang.

"Tahun 2011, setidaknya 110 kasus kebakaran terjadi. Jumlahnya menurun dari tahun 2010 lalu yang mencapai sebanyak 140 peristiwa,"kata Diding kepada Jurnal Nasional, Kamis (8/12).

Umumnya, kata dia, peristiwa kebakaran lebih didominasi konsleting listrik di rumah penduduk, kawasan perumahan, pabrik dan perkantoran. Kabel listrik yang memanas membuka terjadinya konsleting hingga memicu timbulnya api. Begitupun dengan kabel usang dimakan usia tanpa perawatan, salah satu faktor utama kebakaran terjadi. Adapun, penyebab lainnya adalah ledakan kompor gas, human error dari perilaku manusia itu sendiri yang tidak hati-hati. (DRA)

BANTEN
Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Cadangan Listrik Banten Surplus 30 Persen, Pemprov Jamin Kebutuhan Industri

Rabu, 29 Juli 2026 | 18:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyatakan ketersediaan energi listrik di wilayahnya saat ini berada dalam kondisi surplus sebesar 30 persen dari total kapasitas daya tampung pemakaian.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill