Connect With Us

Lapas Anak Wanita Tangerang Kesulitan Air Bersih

| Minggu, 25 Desember 2011 | 19:49

Kesulitan Air bersih, warga Bumi Cipondoh Asri. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Prediksi Badan Lingkungan Hidup Daerah Provinsi Banten benar-benar terjadi, bahwa wilayah Tangerang akan kesulitan air bersih.

Contohnya adalah Lapas Anak Wanita Kelas II B, yang berada di Jalan  Raya Daan Mogot No. 28.C, Kota Tangerang. Disana sudah kesulitan air besih.  Sementara permintaan air PDAM oleh pihak Lapas ke belum bisa diberikan lantaran belum adanya jaringan instalasi.

 Kalapas Anak Wanita, Itun Wardatul Hamro  mengatakan, pihaknya sudah sebulan kekurangan air bersih. Sementara untuk memenuhi kebutuhan air bagi 108 warga binaan Lapas, pihaknya mengandalkan mesin pompa air. “Kita pakai tujuh mesin air untuk menyedot air tanah. Tapi masih kurang karena kapasitas penghuni disini lumayan banyak,” ungkapnya, Minggu (25/12).

Menurut Kasubag Tata Usaha Lapas anak wanita Haryani, pihaknya sudah tiga kali mengajukan ke PDAM Tirta Benteng (PDAM TB) agar melakukan pemasangan instalasi air bersih. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan. "Kami berharap persoalan air bersih ini bisa segera diselesaikan dan mendapat perhatian dari pemerintah setempat,"ujarnya.

Kepala Humas PDAM Tirta Benteng Ichsan Sodikin ketika dikonfirmasi mengaku bahwa pihaknya belum memiliki jaringan atau instalasi pipa menuju Lapas anak wanita. Selain itu, kapasitas produksi air PDAM juga belum mencukupi untuk jaringan baru.

"Saat ini kami hanya bisa memproduksi sekitar 450 liter per detik. Jumlah itu belum bisa mencukupi kebutuhan seluruh warga Kota Tangerang," ujarnya.

 Pihaknya berencana menambah jaringan baru pada tahun 2012 dengan suntikan modal Rp 15 miliar dari Pemkot Tangerang. Namun, jika saat ini kebutuhan air di Lapas Anak Wanita sangat mendesak, pihaknya merekomendasikan untuk menggunakan air curah dari PDAM Tirta Kerta Raharja Kabupaten Tangerang. "Lapas bisa mengajukan ke PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) milik Pemkab Tangerang dan kami akan mengurus surat izinnya," tandasnya.(RAZ)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BISNIS
Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Catat Pendapatan Rp30,9 Triliun, Bank Danamon Naik ke Peringkat 44 Daftar Fortune Indonesia 100

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:16

PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) berhasil naik peringkat dalam jajaran 100 perusahaan terbesar di Indonesia versi Fortune Indonesia 100 Tahun 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill