Connect With Us

Organda Banten Keluhkan Kebijakan Dishub Kota Soal Trayek

| Jumat, 2 Maret 2012 | 19:31

Demo Angkot (tangerangnews / dens)

TANGERANGNEWS—Kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang dalam menangani kisruh trayek T02 dan R11 yang terjadi akhir-akhir ini dikeluhkan Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Provinsi Banten. Menurut Juan Matondang Kepala Biro Litbang Organda Banten, Dishub memberikan informasi yang membuat resah para sopir dan pengusaha angkot.
 
 "Tidak benar kalau Dishub Kota Tangerang mengatakan bahwa rute R11 itu telah dilebur menjadi satu. Karena izin yang dikeluarkan masih berbeda. Ini yang membuat sejumlah sopir resah," kata Juan, Jumat (2/3/2012).
 
Selain itu menurut Juan, pengaturan rute pada angkot perbatasan seperti yang terjadi pada R 11 dan R 11a, yang melintasi wilayah Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang, itu hanya dapat dilakukan oleh Dishub Provinsi, bukan oleh Dishub Kota Tangerang. Ketentuan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan No. 35 Tahun 2003 tentang penyelenggaraan angkutan umum di jalan. Oleh karena itu, dia menyebut kebijakan itu adalah penyimpangan kewenangan.
 
Matondang menjelaskan, R 11 melintasi Jalan Marga, Perum 1,2,3 melalui Jalan Beringin Raya, Jalan Panan, Jalan Betet Raya. Sementara R 11a rute Cikokol-Perum 1,2,3 melintasi Jalan Beringin Raya, Jalan Cemara, Jalan Borobudur. Kedua trayek ini bersinggungan di Jalan Beringin dan Perum 2, tapi tidak pernah ada masalah.
 
Sementara untuk trayek T02, kata dia melewati rute Babakan, TMP Taruna, Pasar Anyer, Jalan Merdeka, Terminal Cimone, Perum 1 melalui Jalan Labu.
 
“Jadi sudah tegas kalau masalah trayek angkot perbatasan ini merupakan tanggung jawab gubernur. Pemerintah Kota Tangerang hanya mengawasi,” tandas dia. (dra)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill