Connect With Us

Waduh, Tak Hadir Hearing, DPRD Akan Panggil Paksa Pemilik PT Dutamulia

| Senin, 4 Juni 2012 | 17:48

Sekwan DPRD Kota Tangerang (tangerangnews / dira)

 
TANGERANG-Rencana hearing Komisi II DPRD Kota Tangerang dengan pemilik dan karyawan PT Dutamulia Sukses Makmur, untuk menyelesaikan permasalah di perusahaan tersebut pada Senin (4/6), batal. Pasalnya pemilik perusahaan produksi kertas karton tersebut tidak datang, meski telah dua kali dipanggil DPRD.
 
Karena hal tersebut, DPRD bersama kepolisian akan memanggil paksa pemilik perusahaan jika tidak hadir pada panggilan yang ke tiga. “Pimpinan perusahaan tidak kooperatif. Sebelumnya sudah kita beri dua kali surat panggilan. Kita akan beri surat panggilan terakhir, kalau tidak datang juga, kita panggil paksa bersama polisi,” tegas Sekertaris Komisi II DPRD Kota Tangerang Ade Suryadi.
 
Menurut Ade, rencananya Komisi II memanggil pihak perusahaan untuk menyelesaikan permasalahaan karyawan yang statusnya tidak jelas. Perusahaan dikabarkan telah bangkrut sejak bulan Februaru 2012, namun karyawan tidak di PHK.
 
“Sebelumnya puluhan karaywan PT Dutamulia ini melapor ke Komisi II untuk minta dibantu. Status mereka tidak jelas, apakah di PHK atau tidak. Kalau di PHK, mereka minta perusahaan memberi pesanon sesuai ketentuan,” katanya.
 
Seperti diketahui    sebelumnya, sekitar 90 buruh PT Dutamulia Sukses Makmur yang tergabung dalam Federasi Konstruksi Umum dan Informal Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FKUI-SBSI), mengadukan ketidakjelasan status mereka di perusahaan yang telah mengalami kebangrutan.
 
Perusahaan yang beralamat di Jalan Industri Raya II, Blok M no 1, Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang ini mengalami penurunan produksi sejak Desember 2011. Lalu pada bulan Februari 2012, perusahaan mengeluarkan surat keputusan untuk menghentikan kegiatan produski karena bangkrut.
 
Sejak dikeluarkan keputusan itu, seluruh karyawan tidak lagi bekerja dan tidak dibayar. Namun status mereka tidak jelas. Di sisi lain, cabang-cabang perusahaan masih aktif dan terus produksi. Mereka menuntut pesangon dan gaji yang belum dibayar dari bulan Januari-April 2012.(RAZ)

BANTEN
Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Kanwil Kemenkum Banten Perkuat Pengawasan 1.700 Notaris Agar Lebih Profesional

Selasa, 22 September 2026 | 18:58

Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Data Center dan Industri Dongkrak Kebutuhan Listrik, Sistem Energi Dituntut Makin Tangguh

Selasa, 22 September 2026 | 14:16

Pertumbuhan data center dan ekspansi industri mulai mengubah peta kebutuhan listrik di Asia Tenggara.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill