Connect With Us

Ngaku BIN, Anggota TNI Gadungan Ditangkap

| Jumat, 12 Oktober 2012 | 13:26

TNI Gadungan. (tangerangnews / dira )

 Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG-R Adi Setiawan, 50, warga Kampung Cukanggalih, RT 9/5, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, ditangkap aparat Polresta Kabupaten Tangerang karena mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Major Jenderal (Mayjen) yang diperbantukan di Badan Intelegen Negara (BIN).  

Tersangka diduga penadah barang bukti kendaraan roda empat hasil penipuan.   Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa ada seseorang yang mengaku anggota TNI berpangkat Mayjen yang memiliki satu unit mobil Toyota Kijang Inova nopol B-1454-NJA.

Namun, tidak dilengkapi surat kendaraan yang sah.   "Kemudian penyidik datang ke rumah tersangka. Disana tersangka dengan sopan menyambut penyidik. Kemudian saat ditanya soal surat-surat mobil, tersangka langsung mengaku sebagai TNI Mayjen yang bekerja sebagai BIN untuk mengelabuhi penyidik," katanya, Jumat (12/10).

  Tersangka juga menunjukkan kartu namanya sebagai anggota TNI. Namun, saat ditanya kartu anggota, tersangka tidak bisa menunjukkannya.   Akhirnya, petugas melakukan penggeledahan. "Setelah dicek, tenyata benar tersangka merupakan TNI gadungan. Dan nomor polisi B-1454-NJA, Toyota Kijang Innova miliknya merupakan nomor polisi milik mobil Toyota Fortuner tahun 2009," tambah Shinto.   Shinto menambahakan, setelah terbukti, akhirnya tersangka mengaku kalau dia bukan anggota TNI. Di rumahnya juga ditemukan barang bukti dua topi berpangkat Mayjen, satu topi berpangkat Brigadir Jenderal dan satu pistol korek api.   "Tersangka dan barang bukti langsung diamankan ke Polres," ujarnya.  

Menurut Shinto, pihaknya menduga tersangka merupakan penadah mobil hasil penipuan. Karena tidak memiliki surat-surat yang sah. Berdasarkan keterangan warga, sering terlihat mobil berbagai merk terparkir di rumah tersangaka.   "Masih menyelidiki keterkaitan pemalsuan jabatan ini apakah pernah disalahgunakan untuk melakukan penipuan. Untuk itu diminta agar masyarakat yang pernah jadi korban penipuan mobil untuk segera melapor ke Polres," pungkasnya.  

Sementara tersangka R Adi Seriawan kepada penyidik mengaku, sebagai anggota TNI karena terobsesi dengan jabatan Mayor Jenderal.   Tiga topi TNI yang dia miliki dibeli di kawasan Karawaci. Sementara pistol korek api ia beli di Pasar Baru Jakarta. "Saya ingin sekali jadi Mayor Jenderal bintang dua," ungkapnya.   Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan dan 480 KUHP tentang penadahan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.
NASIONAL
Sering Merasa Lelah? Dokter RS Sari Asih Bintaro Ingatkan Jangan Langsung Menyalahkan Aktivitas Padat

Sering Merasa Lelah? Dokter RS Sari Asih Bintaro Ingatkan Jangan Langsung Menyalahkan Aktivitas Padat

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:24

Rasa lelah yang berkepanjangan sering dianggap sebagai dampak dari padatnya aktivitas, kurang tidur, atau stres. Padahal, kondisi tersebut juga dapat menjadi tanda adanya gangguan kesehatan

BISNIS
Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Atap Mal Ciputra Tangerang Dipasang 1.260 Panel Surya, Pangkas Kebutuhan Listrik Hingga 23 Persen

Jumat, 31 Juli 2026 | 16:34

Ciputra Group melakukan langkah besar dalam transisi energi hijau dengan mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap di salah satu pusat perbelanjaan unggulannya, Mall Ciputra Tangerang.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill