Connect With Us

Pengamanan Warga Asing Ditingkatkan

| Jumat, 31 Juli 2009 | 18:13

TANGERANGNEWS-Kepala Kantor Imigrasi Tangerang Pondang Tambunan mengatakan, pihaknya telah menerima surat himbauan dari wali kota Tangerang soal himbauan peningkatan pengamanan. "Kami telah meningkatkan pengamanan dengan melakukan razia terutama di perumahan mewah seperti di Lippo Karawaci, BSD City dan perumahan elite lainnya. Selain itu kami juga lebih teliti dalam pemeriksaan dokumen warga negara asing," katanya, siang ini. Dalam waktu enam bulan ini, pihaknya berhasil menangkap 25 orang warga negara asing yang masuk ke Indonesia tanpa dilengkapi dokumen yang lengkap. Dan, setelah ditangkap ke 25 warga negara asing itu langsung dideportasi kenegaranya masing masing secara bertahap. Ditanya paling banyak yang dideportasi diantaranya adalah warga Asal China, Korsel dan Afrika serta Kamerun. "Memang Tangerang merupakan daerah yang cukup besar jumlah orang asingnya. Seluruhnya mencapai 4.475. Jumlah itu termasuk di Kota dan Kabupaten Tangerang,," ujar Pondang. Ditanya apakah ada eksodus pasa terjadinya bom di dua hotel itu, Pondang mengaku, semua masih terbilang normal. Kasat Reskrim Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta AKP Topik Hidayat ketika dihubungi Seputar Indonesia mengatakan, pihak sudah lebih dulu meningkatkan pengamanan di bandara pasca terjadinya ledakan. Hingga saat ini, kata Topik, Kapolres Bandara Kombes Pol Guntur Setyanto telah memerintahkan personil pengamanan ditambah terutama di area publik. "Jadi sebelum adanya himbauan itu kami sudah lebih dulu melakukan pengamanan dengan memberikan arahan secara internal," tandas Topik. (Rangga)
MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

TANGSEL
Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kisah Veri, Kayuh Sepeda Sendiri Mudik dari Serpong ke Palembang

Kamis, 19 Maret 2026 | 10:44

Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Ciwandan, ada satu pemandangan yang tidak biasa. Sebuah sepeda hitam dengan sleeping bag dan tenda terikat rapi di bagian belakang melaju pelan menuju area pelabuhan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill