Connect With Us

Kontraktor Bisa Uji Material di Lab Konstruksi PUPR Kota Tangerang, Tarif Mulai Rp35 Ribu

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 8 Juni 2026 | 16:44

Pekerja Dinas PUPR Kota Tangerang mengumpulkan paving block untuk perbaikan jalan. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) resmi membuka layanan uji laboratorium bahan konstruksi untuk umum.

Layanan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas, perusahaan swasta, hingga instansi pemerintah lainnya untuk memastikan keamanan dan ketahanan bangunan.

Fasilitas pengujian ini telah dilengkapi dengan peralatan modern berkualitas. Laboratorium ini juga telah mengimplementasikan SNI ISO/IEC 17025:2017 dan mengantongi akreditasi resmi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai laboratorium penguji yang valid.

 

Jamin Mutu Infrastruktur dengan Biaya Terjangkau

Meskipun menggunakan teknologi mutakhir dan berstandar nasional, tarif yang ditawarkan sangat ramah di kantong.

Masyarakat atau pelaku jasa konstruksi cukup membayar mulai dari Rp35 ribu hingga Rp1,5 juta per sampel, tergantung pada jenis material dan kompleksitas pengujiannya.

Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menjelaskan langkah ini diambil untuk menjaga kualitas seluruh proyek infrastruktur di Kota Tangerang, baik yang berskala makro maupun mikro.

”Kami membuka layanan uji laboratorium ini untuk memastikan seluruh proyek bangunan, gedung, dan infrastruktur jalan dan jembatan baik yang dikerjakan pemerintah sampai swasta di Kota Tangerang, memiliki kualitas, mutu, dan ketahanan yang optimal," ujarnya Senin 8 Juni 2026.

 

Bisa Uji Apa Saja?

Laboratorium Dinas PUPR Kota Tangerang mampu melayani berbagai jenis pengujian material yang biasa digunakan dalam pembangunan gedung, jalan, hingga jembatan. Beberapa layanan unggulannya antara lain Uji Tekan Beton, Uji Kuat Tarik Baja Tulangan Beton, Uji Agregat Aspal, dan berbagai jenis material konstruksi lainnya.

Untuk mendapatkan layanan ini, Pemkot Tangerang menjamin proses birokrasi yang memangkas waktu.

Para pelaku usaha atau masyarakat cukup datang langsung ke Kantor Dinas PUPR Kota Tangerang untuk melakukan pendaftaran dan menyerahkan dokumen sampel material yang akan diuji.

"Ada banyak bahan material dan jenis pengujian yang bisa dilakukan di sini sehingga bisa membantu memastikan mutu material yang akan digunakan tetap terjamin. Silakan dicek jenis pengujiannya dan bisa langsung mendaftarkannya sekarang juga," tambah Taufik.

KOTA TANGERANG
Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Keracunan Makanan? Berikut Panduan Penanganan dan Pencegahannya dari Dokter RS Sari Asih Bintaro

Selasa, 15 September 2026 | 13:58

Keracunan makanan tidak selalu hanya berupa gangguan pencernaan ringan. Makanan atau minuman yang terkontaminasi dapat menyebabkan berbagai penyakit, bahkan lebih dari 200 jenis penyakit menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

KAB. TANGERANG
Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Kemarau Ekstrem, 25 Kecamatan di Kabupaten Tangerang Status Awas Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 | 12:54

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 25 Kecamatan di wilayahnya memasuki status Awas Bencana Kekeringan imbas kemarau ekstrem yang disebabkan fenomena El Nino Godzilla.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill