Connect With Us

DPRD Minta Green Lake City Diperiksa

| Selasa, 12 Februari 2013 | 16:02

Ketua Apindo Kota Tangerang yang juga anggota DPRD Kota Tangerang Gatot Purwanto saat merokok di ruang kerja DPRD Kota Tangerang. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Komisi I DPRD Kota Tangerang memerintahkan lurah dan camat serta instansi terkait baik Dinas PU dan Tata Kota untuk memeriksa pembangunan perumahan Green Lake City di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, yang diprotes warga.

"Periksa dan cari solusi permasalahan tersebut" ujar Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang Gatot Purwanto, Selasa (12/2).

Sebelumnya, pada Senin (11/2), DPRD menggelar hearing bersama warga Kelurahan Petir tergabung dalam Forum Persatuan Masyarakat dan Ulama (FPMU) dengan PT Agung Sedayu Group, pengembang Green Lake City  guna  membahas solusi persoalaan proyek pembangunan yang dikeluhkan warga. Namun, saat itu pengembang Green Lake City tidak hadir.

Gatot menyayangkan ketidak hadiran pihak pengembang.
Komisi I akan menampung aspirasi dari warga dan  akan menjadwal ulang pertemuan berikutya dengan menghadirkan pengembang tersebut. "Saya harap pihak pengembang bisa hadir agar masalah bisa terselesaikan," ujarnya.

Sementara Ketua FPMU H Mulyadi Yakub menyatakan, pada dasarnya masyarakat tidak menolak pembangunan perumahan oleh pengembang PT Agung Sedayu Group itu. Namun, hendaknya dapat memikirkan kepentingan masyarakat sekitar juga, seperti halnya rusaknya jalan akibat truk-truk tanah yang melintas tidak kenal waktu.
 
"Jalan H Mas Mansyur dan Jalan KH Ahmad Dahlan di kawasan Cipondoh rusak parah karena dipakai melintas oleh truk-truk tanah tersebut," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Mulyadi, pembangunan tembok pembatas perumahan Green Lake City dengan rumah warga yang mencapai 9 meter dinilai terlau tinggi dan dapat membahayakan keselamatan warga  jika rubuh.

“Selain itu kami juga menginginkan saluran air dari kampung kami dapat terintegrasi dengan perumahan, mengingat dahulu sebelum ada perumahan saluran air kami mengarah ke areal perumahan elite tersebut,” tambah Mulyadi.(RAZ)
 
 
SPORT
Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Targetkan 3.000 Peserta, Tangerang 10K 2026 Sediakan Posisi Start Terdepan hingga Festival Kuliner

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:59

Perhelatan akbar yang digelar Harian Kompas bersama bank bjb dan Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang ini menghadirkan program The Frontliner hingga jumlah kuota peserta yang lebih banyak dari tahun sebelumnya,

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill