Connect With Us

Belasan Belatung Selamatkan Nyawa Pekerja

EYD | Kamis, 20 Agustus 2015 | 11:13

Pekerja asal Vietnam ini mengalami infeksi di bagian kepala akibat tertimpa besi. Untungnya belatung yang hidup di luka itu justru menyelamatkan pekerja tersebut. (tribunnews / ist)

Kejadian mengerikan dialami seorang buruh bangunan asal Vietnam, Pham Quang Lanh. Setelah mengalami luka parah di bagian kepala akibat tertimba besi bangunan, beberapa bulan lalu, ternyata hidup sekitar 12 ekor belatung di bekas lukanya tersebut.

Pham baru mengetahui hal tersebut minggu yang lalu. Dokter yang memeriksanya pun terkejut melihat belatung tumbuh ditengkorak kepalanya. Dokter pun lekas membersihkan kepalanya yang dipenuhi belasan belatung tersebut.

Namun, kejadian langka itu justru menyelamatkan nyawa Pham. Dr Nguyen Duc Anh dari Rumah Sakit Umum Hanoi terkejut saat mengetahui belatung itu memberi efek positif kepada Pham, yang sempat mengalami infeksi parah di bagian kepala yang bisa memengaruhi otaknya. “Belasan belatung itu memakan daging yang terkena infeksi, sehingga jaringan otaknya aman,” ujar Dr Nguyen, dilansir Mirror.

Pham mengaku tak pernah memeriksa lukanya itu ke rumah sakit dengan alasan biaya. Tapi, sakit kepala yang luar biasa memaksa pria berusia 28 tahun ini akhirnya menemui dokter. “Saya kira luka itu baik-baik saja. Tapi, ternyata sekarang jadi masalah,” keluh Pham.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill