KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGEARNGNEWS.com-Enam orang dikabarkan mengalami luka berat akibat kecelakaan antara Bus Asli Prima dengan truk tronton di Jalan Tol Jakarta-Merak, tepatnya di gerbang tol Kedaton, Cikupa,a Minggu (13/1/2018).
"Saat ini masih pendataan korban kurang lebih 6 orang luka berat dan langsung di evakuasi ke Rumah Sakit Siloam Karawaci," ungkap Kanit Laka Satlantas Polresta Tangerang AKP Kresna Adjie Perkasa.
Kresna juga mengatakan, bahwa kecelakaan yang akhirnya melibatkan tiga kendaraan itu, yakni ditambah satu Honda Mobilio berwarna hitam dipicu oleh bus Asli Prima yang melaju dari Jakarta menuju ke arah Merak dengan kecepatan tinggi, namun saat tiba di lokasi, bus oleng.
"Sesampainya di dekat tempat kejadian Gerbang Tol Cikupa KM. 31.800, sopir bus tidak dapat menguasai kendaraan sehingga oleng kekanan, lalu menyebrang ke jalur berlawanan dan menabrak truk," beber Kresna.
Kresna juga belum dapat memberikan keterangan lebih terkait identitas korban yang mengalami luka berat tersebut.
"Sementara masih proses evakuasi kendaraan dan mendalami penyebab terjadinya kecelakaan," tutupnya.(MRI/RGI)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026
Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews