Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One
Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TANGERANGNEWS.com-Jumlah penumpang mobil Avanza yang terbalik akibat kecelakaan di KM 13 Tol Jakarta-Tangerang atau sekitar rest area Karang Tengah diketahui berjumlah sembilan orang. Korban meninggal dikabarkan bertambah satu orang.
Menurut Kanit Laka Satlantas Polres Metro Tangerang AKP Isa Ansori, para penumpang di dalam Avanza dengan nomor polisi B-1814-GMD tersebut merupakan rombongan keluarga asal Tigaraksa.
Isa mengatakan, dari sembilan penumpang, tujuh diantaranya mengalami luka-luka, sementara dua diantaranya meninggal dunia.
"Adapun jumlah korban meninggal dunia dua orang dan luka-luka tujuh orang," ungkapnya kepada TangerangNews, Minggu (13/1/2019).
Diungkapkannya juga, identitas korban meninggal tersebut yakni Ipah, 44 tahun dan Dinda, 12 tahun asal Kampung Sikluk RT 02/01, Kelurahan Ramanpang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Isa menuturkan, Ipah meninggal di lokasi kecelakaan akibat luka di kepalanya dan kini jasadnya berada di RSUD Tangerang. Sedangkan Dinda menghembuskan nafas terakhirnya di RS Siloam Karawaci.
Sementara tujuh orang luka-luka termasuk sopir Avanza maut tersebut masih dalam penanganan medis di RS Siloam Karawaci, namun TangerangNews belum mendapatkan identitasnya.
"Yang luka jumlah tujuh orang masih dirawat di RS Siloam," tutur Isa.
Diketahui sebelumnya, penyebab Avanza terbalik ini karena ditabrak oleh bus yang hendak mendahuluinya di KM 13 Tol Jakarta-Tangerang atau sekitar rest area Karang Tengah, Kota Tangerang.(MRI/RGI)
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.
TODAY TAGPT PLN (Persero) menggandeng The Climate Group yang menaungi inisiatif RE100 untuk mengembangkan produk energi hijau di Indonesia.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews