KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Bus yang membawa rombongan anggota Koperasi Simpan Pinjam Permata dari Kelurahan Pisangan, Ciputat, Tangsel, terbalik di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Sabtu (10/2/2018).
Bus yang membawa ibu-ibu PKK tersebut terguling hingga mengakibatkan 13 orang meninggal seketika di lokasi kejadian.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat bus rombongan pembawa ibu-ibu PKK hendak pulang setelah berwisata di Gunung Tangkuban Parahu.
Lurah Pisangan, Idrus Asenih ketika di hubungi Tangerangnews.com mengatakan dirinya yang kebetulan ikut dalam rombongan dan berbeda bus dengan yang mengalami kecelakaan menuturkan hingga saat ini para korban masih terus mendapatkan penanganan medis
" Saya masih di Puskesmas Jalan Cagak, (korban) sebagian di sini sebagian di bawa ke rumah sakit," terang Idrus.
Saat itu Bus Pariwisata bernomor polisi F 7959 AA itu melaju di turunan Cicenang lalu menabrak sepeda motor Honda Beat Nopol T 4382 MH dan kemudian terbalik.
"Saat ini masih dalam evakuasi juga sebagian," ungkapnya.(RAZ/HRU)
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGKebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.
Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews