Connect With Us

WH Singgung Soal Jalan Rusak dan Sampah di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Maret 2026 | 22:51

Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus mantan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) Bincang Ramadan di Sekretariat Pokja WHTR, Kamis 5 Maret 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Infrastruktur dan sampah masih menjadi masalah utama yang dikeluhkan masyarakat urban, termasuk Kota Tangerang.

Hal itu pun disoroti Anggota Komisi VIII DPR RI sekaligus mantan Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) Bincang Ramadan di Sekretariat Pokja WHTR, Kamis 5 Maret 2026.

Dalam diskusi santai bersama para jurnalis, tokoh yang pernah memimpin Kota Tangerang dua periode ini menekankan bahwa kunci penyelesaian masalah kota bukan sekadar anggaran, melainkan presisi teknis dan kesadaran akar rumput.

Bagi WH, memperbaiki jalan rusak sebenarnya adalah perkara matematika sederhana. Ia menilai pemerintah daerah seharusnya tidak perlu bingung dalam melakukan perencanaan.

"Kalau sudah diketahui berapa panjang jalan yang rusak dan berapa biaya per meternya, tinggal pemerintah menganggarkannya saja secara bertahap," tegasnya

Menurutnya, transparansi data teknis mulai dari volume kerusakan hingga estimasi biaya per meter menjadi kunci agar perbaikan jalan tidak sekadar tambal sulam yang cepat rusak kembali.

Terkait persoalan sampah yang kerap menghantui wilayah perkotaan, WH mengingatkan bahwa teknologi semahal apa pun tidak akan efektif jika perilaku masyarakat tidak berubah.

Meskipun ia mendukung penggunaan teknologi modern seperti incinerator seperti di Singapura atau metode sanitary landfill di tingkat TPA, ia menekankan bahwa hulu masalah ada di rumah warga masing-masing.

“Memang biaya pengolahannya besar, tapi bisa dilakukan. Yang paling penting adalah pemilahan sampah dimulai dari bawah, dari rumah tangga,” jelasnya.

Terkait program layanan kesehatan, WH menilai konsep program kartu layanan kesehatan multiguna yang digagasnya ketika menjadi Wali Kota Tangerang, dinilai lebih efisien dibandingkan sistem berbasis asuransi seperti BPJS Kesehatan.

“Secara anggaran sebenarnya bisa lebih hemat. Kalau asuransi dipakai atau tidak dipakai tetap harus bayar. Sementara kalau program multiguna itu hanya digunakan ketika seseorang sakit. Logikanya, tidak ada orang yang ingin sakit,” ujarnya.

Ketua Pokja WHTR Mus Mulyadi mengapresiasi kehadiran Wahidin Halim dalam kegiatan Bincang Ramadan tersebut. Menurutnya, kehadiran mantan kepala daerah itu memberikan perspektif dan pengalaman berharga bagi para wartawan yang mengikuti diskusi.

“Kami mengapresiasi kehadiran Pak WH yang telah meluangkan waktu untuk berdiskusi bersama teman-teman wartawan. Banyak pengalaman dan pandangan yang bisa menjadi bahan refleksi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Hendra Wibisana menyampaikan bahwa kegiatan Bincang Ramadan akan terus dilanjutkan dengan menghadirkan berbagai narasumber dari beragam latar belakang.

Menurutnya, forum diskusi tersebut menjadi ruang dialog yang produktif antara tokoh publik dan insan pers dalam membahas berbagai isu pembangunan daerah.

“Kami siap melanjutkan kegiatan Bincang Ramadan berikutnya dengan menghadirkan narasumber lain agar diskusi tetap hidup dan memberikan perspektif yang beragam,” pungkasnya.

BISNIS
Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kampung Telkomsel Ajak Warga Seru-seruan, Jangkau 121 Titik Sampai Tangerang

Kamis, 10 September 2026 | 22:13

Telkomsel menghadirkan program Kampung Telkomsel dan Pesta Jawara khusus di area Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Jawa Barat (Jabotabek Jabar), sebagai wadah interaktif bagi masyarakat dan generasi muda untuk berkumpul, beraktivitas

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

BANTEN
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kasus ISPA di Banten Tembus 4.500 Imbas Abu Vulkanik

Kamis, 10 September 2026 | 20:43

Gubernur Banten Andra Soni menyoroti adanya lonjakan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang dipicu oleh paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill