Connect With Us

Polda Banten Usut Dugaan Penculikan dan Pengeroyokan Aktivis di Lebak, Pelaku Masih Diburu

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 20 Juli 2026 | 14:27

Ilustrasi Penganiayaan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Peristiwa dugaan tindak pidana pengeroyokan dan penculikan terhadap seorang aktivis bernama Fam Fuk Tjhong (Uun) di wilayah Kabupaten Lebak, dilaporkan ke Polda Banten.

Berdasarkan informasi yang beredar, Uun diduga sempat menyampaikan kritik terhadap Ketua DPRD Kabupaten Lebak sebelum peristiwa peculikan itu terjadi.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol. Maruli Ahiles Hutapea mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang memproses laporan tersebut. Kasus ini tengah diselidiki secara intensif Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Berdasarkan keterangan, insiden tersebut diduga terjadi di Kampung Babakan Pulo, Kelurahan Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Sabtu malam 18 Juli 2026, sekitar pukul 19.00 WIB.

"Benar, Ditreskrimum Polda Banten telah menerima laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan dan/atau penculikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 262 dan Pasal 450 KUHPidana. Saat ini, status terlapor masih dalam proses penyelidikan," ujar Maruli, Senin 20 Juli 2026.

Guna memperkuat bukti hukum, Maruli menjelaskan bahwa penyidik telah melakukan langkah-langkah prosedural, termasuk meminta visum et repertum terhadap pelapor.

Pihaknya juga akan mengumpulkan berbagai keterangan dari saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian.

"Seluruh fakta yang diperoleh dalam penyelidikan akan didalami menggunakan metode Scientific Crime Investigation agar proses pembuktian dapat dilakukan secara objektif, profesional, dan transparan," tambahnya.

 

 

Warga Diminta Tidak Beropini Liar

Polda Banten mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membangun opini liar yang dapat menghambat jalannya proses hukum.

Pihak kepolisian menegaskan komitmennya untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar hukum.

"Polda Banten berkomitmen memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat. Tidak ada ruang bagi segala bentuk aksi premanisme maupun tindakan yang melanggar hukum di wilayah hukum Polda Banten. Siapa pun yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Maruli.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik Ditreskrimum Polda Banten masih terus melakukan pendalaman lapangan untuk mengungkap identitas pelaku serta kronologi pasti di balik peristiwa tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill