Connect With Us

Bank Bukopin Salurkan KUR ke UMKM Pariwisata Terdampak COVID-19

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 Agustus 2020 | 11:43

Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A Purwantono (Kiri). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 yang melanda lebih dari empat bulan telah berdampak langsung pada industri pariwisata. Dirambah aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar, membuat industri pariwisata menjadi lesu. Hal ini tentu saja membuat pelaku Usaha Mikro Kecil Memengah (UMKM) pariwisata terpukul.

Oleh karena itu, untuk menstimulus UMKM pariwisata, Bank Bukopin menyalurkan bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini untuk memancing bergeraknya kembali industri yang juga menjadi andalan Indonesia.

Penyaluran KUR ini merupakan partisipasi Bank Bukopin dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Desa Budaya Kertalangu, Bali, Sabtu (22/8/2020).

Bank Bukopin ditunjuk menjadi salah satu dari 10 bank yang ditunjuk Kemenko Perekonomian dalam Penyaluran KUR di sektor UMKM.

Kegiatan yang dibuka oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto dan Mentri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia Luhut Binsar Panjaitan ini, diselenggrakan sebagai upaya pemerintah dalam memperkuat dan mengembangkan pelaku UMKM di sektor Pariwisata melalui penyaluran KUR.

“Pelaku UMKM dan Koperasi yang diharapkan dapat mengakses KUR adalah yang bergerak di sektor usaha produktif, salah satunya Pariwisata,” ujar Airlangga.

Bank Bukopin sendiri telah ditunjuk oleh Pemerintah sebagai penyalur KUR sejak tahun 2014. Sampai dengan saat ini nilai penyaluran KUR Bank Bukopin mencapai Rp 1,8 triliun, dengan total pelaku UMKM yang menerima pembiayaan sebanyak 12.144 Nasabah.

“Penyaluran KUR dalam kurun waktu tersebut terbilang cukup sukses, salah satunya yang Bank Bukopin salurkan pada tahun 2019. Mengacu pada laporan keuangan Perseroan, Bank Bukopin berhasil melampaui target pencpaian penyaluran KUR di tahun tersebut hingga 104%,” ujar Direktur Utama Bank Bukopin Rivan A Purwantono.

Sebagai Bank yang memiliki salah satu fokus bisnis pada sektor UMKM dan Koperasi, Bank Bukopin hadir dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut dengan menyalurkan KUR kepada lima pelaku UMKM di Denpasar.

Selain pembiayaan KUR, Bank Bukopin juga menyerahkan device kepada nasabah setianya yang merupakan pelaku UMKM, berupa Tablet PC dan Printer Termal.

Penyerahan tersebut sebagai bagian dari tanggung jawab sosial Bukopin terhadap konsumen, dan bentuk dukungan Bukopin terhadap transformasi digital oleh pelaku UMKM.

“Sebagai bagian dari transformasi, kita mendukung penuh para pelaku UMKM dengan perangkat tersebut, sejalan dengan transformasi digital yang telah kita lakukan sejak 2017,” ungkap Rivan. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Tangsel Tuan Rumah Porprov Banten, Venue Pertandingan Malah di Daerah Lain

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:09

Status Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Banten pada November 2026 menuai tanda tanya.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill