3 Pemain Persita Dipanggil Timnas untuk FIFA Matchday Juni 2026, Wakili Indonesia hingga Guinea Khatulistiwa
Jumat, 29 Mei 2026 | 14:39
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TANGERANGNEWS.com–DPC GMNI Kota Tangerang menyalurkan 100 paket sembako untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak COVID-19, Senin (11/5/2020). Selain UMKM, bantuan ini juga disalurkan untuk para tukang becak, ojek online dan karyawan yang terkena PHK.
Ketua DPC GMNI Kota Tangerang Dede Hardian mengatakan GMNI kali ini ingin membuktikan kehadirannya mengejawantahkan prinsip-prinsip dasar perjuangan pergerakan organisasi dengan semangat gotong-royong.

"Bantuan ini terkumpul berkat pembukaan donasi yang kami jalankan bersama DPP GMNI lewat program benih baik, berkat jiwa kolektif sosial yang tinggi serta kesadaran membantu kepada sesama," kata Dede, Senin (11/5/2020).

Dia berharap bantuan paket sembako berisi minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogran, beras lima kilogram, dan deterjen bubuk tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak pandemik COVID-19 di Kota Tangerang.
"Ini merupakan gerakan yang pertama. Memang belum merata karena kami sebelumnya hanya mendata 100 KK (Kepala Keluarga) yang tersebar di beberapa kecamatan," ucapnya.
"Yang jelas kami akan terus melakukan gerakan-gerakan kongkrit untuk bersama bergotong royong dengan masyarakat dan juga pemerintah untuk melawan COVID-19 di Kota Tangerang, serta bersama berdoa agar wabah virus ini dapat segera selesai" pungkasnya.(RMI/HRU)
Persita Tangerang melepas sejumlah pemainnya untuk agenda internasional FIFA Matchday Juni 2026.
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Partai Gerindra merespons polemik terkait bantuan 1.098 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto yang menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).
Kini wajah Situ Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, berubah total. Situ seluas 22 hektar ini dulunya dikenal sebagai area terbengkalai. Ilalang tinggi, semak liar, hingga kesan menyeramkan pernah melekat di kawasan tersebut.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews