Mendidik Generasi, Bukan Sekadar Mengawasi
Senin, 19 Oktober 2026 | 20:44
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TANGERANGNEWS.com–DPC GMNI Kota Tangerang menyalurkan 100 paket sembako untuk pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak COVID-19, Senin (11/5/2020). Selain UMKM, bantuan ini juga disalurkan untuk para tukang becak, ojek online dan karyawan yang terkena PHK.
Ketua DPC GMNI Kota Tangerang Dede Hardian mengatakan GMNI kali ini ingin membuktikan kehadirannya mengejawantahkan prinsip-prinsip dasar perjuangan pergerakan organisasi dengan semangat gotong-royong.

"Bantuan ini terkumpul berkat pembukaan donasi yang kami jalankan bersama DPP GMNI lewat program benih baik, berkat jiwa kolektif sosial yang tinggi serta kesadaran membantu kepada sesama," kata Dede, Senin (11/5/2020).

Dia berharap bantuan paket sembako berisi minyak goreng satu liter, gula pasir satu kilogran, beras lima kilogram, dan deterjen bubuk tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak pandemik COVID-19 di Kota Tangerang.
"Ini merupakan gerakan yang pertama. Memang belum merata karena kami sebelumnya hanya mendata 100 KK (Kepala Keluarga) yang tersebar di beberapa kecamatan," ucapnya.
"Yang jelas kami akan terus melakukan gerakan-gerakan kongkrit untuk bersama bergotong royong dengan masyarakat dan juga pemerintah untuk melawan COVID-19 di Kota Tangerang, serta bersama berdoa agar wabah virus ini dapat segera selesai" pungkasnya.(RMI/HRU)
Ada yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
TODAY TAGSolana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews