Connect With Us

PLN Pulihkan Seluruh Listrik di Flores Pascagempa M7,7, 1.144 Personel Dikerahkan

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:10

Suasana posko pengungsian warga di Lapangan Berdikari Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin 17 Agustus 2026, malam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com – PT PLN (Persero) memastikan seluruh pelanggan terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah kembali mendapatkan pasokan listrik.

Pemulihan sistem kelistrikan dinyatakan tuntas pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 17.40 WITA. Proses tersebut dilakukan secara bertahap sejak gempa terjadi dengan mengerahkan personel, material, serta berbagai peralatan ke sejumlah wilayah terdampak.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi kepada PLN yang bergerak cepat sejak hari pertama bencana untuk mengembalikan pasokan listrik masyarakat.

“Semua tim lapangan yang telah bekerja dengan luar biasa sejak hari pertama sampai saat ini untuk memulihkan listrik di Flores maupun juga di pulau-pulau sekitarnya agar bisa digunakan dengan baik lagi oleh masyarakat,” tutur Melki.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pemulihan tersebut dilakukan dengan mengutamakan percepatan penanganan sekaligus keselamatan petugas dan masyarakat.

“Sejak gempa terjadi, teman-teman PLN langsung bergerak, bekerja siang dan malam, mendatangi satu per satu lokasi yang terdampak. Tidak mudah, tetapi semangatnya satu, bagaimana listrik bisa kembali normal dan masyarakat bisa segera menjalankan aktivitasnya,” ujar Darmawan.

Menurut Darmawan, proses pemulihan melibatkan dukungan berbagai pihak, termasuk Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, serta masyarakat.

“Kami tidak bekerja sendiri. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) atas dukungan dan koordinasinya dalam proses pemulihan ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, dan masyarakat yang ikut membantu di lapangan,” kata Darmawan.

Selain mengembalikan pasokan listrik, PLN melihat pemulihan kelistrikan sebagai bagian dari dukungan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk sektor pariwisata di Labuan Bajo.

“Pemulihan kelistrikan di Labuan Bajo menjadi bagian dari dukungan PLN bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi dan pariwisata di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) ini,” lanjut Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono menjelaskan, sebanyak 1.144 personel dilibatkan dalam proses pengamanan, perbaikan, hingga penormalan jaringan listrik di wilayah terdampak.

“Sejak gempa terjadi, kami langsung melakukan asesmen terhadap kondisi jaringan di seluruh wilayah terdampak. Kami menerjunkan 1.144 personel untuk melakukan pengamanan, perbaikan, dan penormalan secara bertahap,” kata Eko.

Proses tersebut tidak sepenuhnya berjalan tanpa kendala. Sejumlah titik terdampak mengalami persoalan akses maupun kerusakan infrastruktur sehingga petugas harus melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sebelum jaringan dinormalkan.

“Di beberapa lokasi, kondisi akses dan infrastruktur yang terdampak menjadi tantangan tersendiri. Personel, material, dan peralatan terus kami mobilisasi agar setiap titik dapat segera ditangani dengan cepat dan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.

Meski sistem kelistrikan Flores telah kembali normal, PLN masih menyiagakan personel untuk memantau jaringan serta mengantisipasi kemungkinan gangguan susulan.

Di tengah penanganan kelistrikan, PLN juga menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). 

Penyaluran dilakukan dengan melibatkan BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, serta aparat keamanan.

Bantuan yang disalurkan meliputi fasilitas penerangan darurat, paket pangan dan logistik, kebutuhan kesehatan dan medis, perlengkapan untuk balita dan anak, serta kebutuhan kebersihan dan sanitasi.

“Di situasi seperti ini, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa ikut meringankan beban masyarakat," pungkas Eko.

WISATA
BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

BSD Urbanatura Eco Urban Park, Taman Kota Seluas 12 Hektare dengan Aliran Sungai Cijantra

Kamis, 6 Agustus 2026 | 14:41

Sebuah taman kota multifungsi dengan bentangan jalur sungai sepanjang 1,5 kilometer yang dikelilingi lanskap tropis rimbun kini hadir di BSD City, Tangerang.

BANTEN
Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Pemprov Banten Kembangkan Vokasi Berbasis Industri untuk Tekan Pengangguran Terbuka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten bersama sektor industri terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka melalui pengembangan pendidikan vokasi dan penguatan kompetensi tenaga kerja.

KAB. TANGERANG
Minigasi Bencana, Pemkab Tangerang Siapkan Proyek Sumur Resapan Hingga Tandon pada 2027

Minigasi Bencana, Pemkab Tangerang Siapkan Proyek Sumur Resapan Hingga Tandon pada 2027

Rabu, 19 Agustus 2026 | 13:14

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berencana membangun sumur resapan, sumur imbuhan, lubang biopori, serta tandon retensi sebagai langkah mitigasi bencana Hidrometeorologi, seperti banjir dan kekeringan yang kerap melanda wilayah tersebut.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill