Connect With Us

Youtuber Prank Sembako Isi Sampah Diciduk di Tol Tangerang-Merak

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 8 Mei 2020 | 05:18

Ferdian Paleka. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com–Youtuber Ferdian Paleka yang melakukan prank memberikan sembako berisi sampah ke waria, akhirnya berhasil diciduk petugas kepolisian di tol Tangerang-Merak, Jumat (8/5/2020) dini hari.

Kabar tertangkapnya Youtuber yang sempat berstatus daftar pencarian orang (DPO) tersebut disampaikan Ketua Sahabat Polisi Indonesia DPC Bandung David Cahyadi. 

David menyampaikan apresiasi kepada Satreskrim Polrestabes Bandung karena telah berhasil mengungkap kasus yang bikin heboh tersebut. 

"Terima kasih atas pelayanan dan penegakan hukum yamg begitu sigap dan cepat serta terukur atas kasus oknum Youtuber FP walaupun di situasi pandemi seperti ini," tulis David lewat akun Instagramnya @david_chris.

Ferdian Paleka bersama dua rekannya harus berurusan dengan polisi setelah ulah pranknya memberikan sembako berisi sampah dan batu kepada sejumlah waria dalam konten Youtubenya beberapa waktu lalu. (RAZ)

TEKNO
Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Usung Konsep Soft Water, Coway Indonesia Kenalkan Yonsu yang Mampu Tingkatkan Kualitas Air untuk Perawatan Kulit dan Rambut

Senin, 24 Agustus 2026 | 20:08

Coway Indonesia memperluas lini solusi home wellness dengan memperkenalkan Yonsu, water softener yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas air yang digunakan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya saat bersentuhan dengan kulit dan rambut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

329 Rumah Tak Layak Huni di Tangsel Rampung Diperbaiki, Pondok Aren Dapat Jatah Terbanyak

Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:35

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyelesaikan perbaikan 329 unit Rumah Umum Tidak Layak Huni (RUTLH) sepanjang 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill