Connect With Us

Alumni FIK UMJ Paparkan Adanya Integrasi Nilai Islam dan Ilmu Kesehatan

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 30 April 2025 | 21:58

Alumni Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) Ns. Agus Purnama, M.Kep., Sp.KMB. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Alumni Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FIK UMJ) Ns. Agus Purnama, M.Kep., Sp.KMB. memaparkan integrasi nilai Islam dan ilmu kesehatan dengan pendekatan fisiologis dalam keperawatan.

Hal tersebut dipaparkan pada sharing session dalam acara Halal Bihalal 1446 H dan Hari Bermuhammadiyah UMJ di Auditorium K.H. Ahmad Azhar Basyir Gedung Cendekia UMJ, Rabu 30 April 2025.

Agus menjelaskan dunia kesehatan sangat berkaitan dengan evidence based atau harus berdasarkan bukti. Evidence based yaitu berkaitan mengenai riset-riset terkini yang biasanya menjadi rujukan dalam mengambil sebuah keputusan.

"Kita kadang terbiasa memahami bahwa evidence based utama kita yaitu Alquran dan As-Sunnah. Padahal, dalam pembuktian pada ilmu kesehatan juga,” ujarnya.

Agus memberikan contoh mengenai pendekatan holistik yang bertujuan untuk mencapai keseimbangan atau homeostasis.

Ia menerangkan konsep homeostasis sendiri telah tercantum dalam Alquran yaitu pada surat Al-Infithar ayat 6-7.

Selain itu, Agus juga menjabarkan tentang anatomi tubuh manusia telah diterangkan dalam surat An-Nur ayat 45, surat Al-Mursalat ayat 20 dan surat Al-Mu’minun ayat 13. Ketiga surat tersebut membuktikan bahwa susunan tubuh manusia 60% air.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan anatomi dan fisiologi kulit manusia. Ia menyebutkan bahwa berdasarkan penelitian kulit mengandung sebagian besar reseptor nyeri.

Hal tersebut sejalan dengan firman Allah SWT tentang kulit dalam surat An-Nisa ayat 56.

Berdasarkan beberapa contoh pemaparannya, Agus memberi kesimpulan bahwa sains tidak membuktikan, tapi menjelaskan.

"Pembuktian sudah selesai di Al-Qur’an dan As-Sunnah, sisa referensi dan hasil riset yang sekarang itu hanya menjelaskan pembuktian yang sudah ada,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini juga, Agus menyampaikan keperawatan komplementer, yakni keperawatan yang menggunakan terapi non-konvensional untuk mendukung penyembuhan secara holistik.

Pengobatan medis ini memperhatikan aspek fisik, emosional dan spiritual. Dalam hal ini Agus memberikan contoh terapi bekam.

Selanjutnya, Agus menjelaskan konsep bekam juga telah di sebutkan sejak zaman Rasulullah SAW. Sementara saat ini, konsep bekam telah dijelaskan lebih luas mengenai patofisiologi dan patogenesisnya.

Menurut Agus, seluruh penjelasan tersebut sangat penting untuk tenaga kesehatan Muslim. Sebagai seorang tenaga kesehatan harus menjunjung profesionalisme serta berpikir kritis sehingga dengan itu akan menjadi amal ibadah.

WISATA
Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Tembus Top 125 Event Nasional, Festival Cisadane 2026 Siap Digelar Lebih Megah dan Ramah Lingkungan

Jumat, 10 Juli 2026 | 14:40

Kota Tangerang bersiap menyambut salah satu perhelatan budaya terbesar tahun ini. Festival Cisadane 2026 resmi akan berlangsung selama lima hari penuh, mulai 22 hingga 26 Juli 2026, dengan berpusat di Jembatan Kaca Berendeng.

BANTEN
Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Jadi Penggerak Ekonomi Nasional, PLN Beri Suplai Kelistrikan untuk Sektor Kelautan dan Perikanan

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:44

PT PLN (Persero) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait penyediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang terintegrasi dengan pengelolaan ruang laut.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

TANGSEL
Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Anggaran Sewa Kendaran Dinas Pemkot Tangsel Jadi Sorotan, Begini Kata Pengamat

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:11

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menganggarkan dana sebesar Rp19,95 miliar pada Tahun Anggaran 2026 untuk sewa kendaraan dinas. Hal tersebut pun langsung memicu perhatian publik.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill