Connect With Us

Pemerintah Siapkan Rp700 Juta untuk Gaji Narapidana yang Terlibat Program Ketahanan Pangan

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 23 November 2025 | 20:59

Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten menyampaikan Sistem Informasi Keamanan dan Ketertiban di Lapas Pemuda Kelas IIA dan Lapas Kelas I Tangerang, Kamis (5/11/2020). (@TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi )

TANGERANGNEWS.com-Kemenimipas (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan) akan memberdayakan para narapidana dalam kegiatan pertanian, perkebunan dan perikanan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. 

Menteri Imipas (Imigrasi dan Pemasyarakatan) Republik Indonesia Agus Andrianto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan upah total sebesar Rp700.153.577 untuk 10.892 narapidana yang terlibat program tersebut.

Selain itu, Kemenimipas juga memanfaatkan 528 hektar lahan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

"Tentunya program ini bermanfaat saat warga binaan selesai melaksanakan hukuman, serta siap kembali ke masyarakat," ujarnya, dilansir dari laman RRI, Sabtu 22 November 2025.

Agus menjelaskan upaya tersebut tidak hanya memberikan nilai tambah bagi pemenuhan pangan. Tetapi juga, menjadi media pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

Selain itu, Kemenimipas juga melakukan penanaman bibit kelapa sebanyak 360.700 bibit. Penanaman bibit kelapa itu, dilakukan di seluruh wilayah Indonesia secara serentak pada tanggal 9 September 2025 lalu.

"Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan juga memberikan bantuan yang akan ditanam kepada masyarakat. Sebanyak 27.000 bibit di Kabupaten Lora 5.000 bibit, di Kota Palembang dan 5.000 bibit di Kota Tangerang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Publik Kemenimipas Akbar Hadi Prabowo mengaku pihaknya memanfaatkan Pulau Nusakambangan untuk kegiatan peternakan, perikanan, pertanian dan pemanfaatan sumber daya alam di pulau tersebut.

"Kita sedang gencarkan pertanian, perikanan, peternakan, serta pemanfaatan sumber daya alam lainnya agar lebih bermanfaat untuk masyarakat," ujarnya.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill