Connect With Us

AirNav Indonesia Berangkatkan 4.000 Pemudik dengan Kereta Api

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 15 Maret 2026 | 22:34

Pelepasan keberangkatan pemudik lewat program Mudik Aman & Nyaman Bersama AirNav 2026 di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Minggu 15 Maret 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNWS.com-AirNav Indonesia memfasilitasi 4.000 pemudik untuk merayakan Idul Fitri 1447 H di kampung halaman menggunakan moda transportasi kereta api dalam program “Mudik Aman & Nyaman Bersama AirNav 2026”.

Pelepasan keberangkatan perdana dilakukan langsung oleh jajaran direksi AirNav Indonesia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Minggu 15 Maret 2026.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia, Azizatun Azhimah mudik gratis ini bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) BUMN.

Tahun ini perusahaan meningkatkan kuota secara signifikan dibanding tahun lalu.

"Tahun lalu kami menyediakan 3.000 tiket. Karena antusiasme masyarakat yang luar biasa, tahun ini kami tambah 1.000 tiket lagi menjadi total 4.000 kuota. Hari ini 2.960 pemudik berangkat, sementara 1.040 sisanya kami fasilitasi untuk arus balik pada 29 Maret mendatang," ujarnya.

Para pemudik diberangkatkan menggunakan rangkaian kereta ekonomi premium dengan rute menuju kota-kota besar di Jawa, antara lain Yogyakarta dengan KA Bogowonto (Lempuyangan) dam KA Senja Utama (Tugu), Semarang dengan KA Tawang Jaya Premium, Malang dengan KA Majapahit serta Surabaya dengan KA Jayakarta.

Pemilihan kereta api sebagai moda utama bukan tanpa alasan. Direktur Keselamatan, Keamanan, dan Standardisasi AirNav Indonesia, Capt. Nurcahyo menekankan bahwa aspek keselamatan adalah prioritas utama.

"Mudik dengan kereta api jauh lebih aman dibanding menggunakan sepeda motor. Selain bebas macet, waktu perjalanan lebih terprediksi. Ini adalah langkah nyata kami membantu pemerintah mengurangi beban jalan raya dan menekan risiko kecelakaan," ungkapnya.

 

Kesiapan Navigasi Penerbangan Selama Lebaran

Meski sibuk memfasilitasi mudik jalur darat, AirNav Indonesia tidak lengah dalam tugas utamanya menjaga langit nusantara.

Menghadapi lonjakan trafik penerbangan saat Lebaran, AirNav telah menyiagakan personel dan prosedur ekstra untuk mengantisipasi gangguan seperti  cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai.

"Melalui program ini, AirNav berharap dapat memberikan kebermanfaatan ganda dengan memastikan kelancaran arus mudik di udara, sekaligus memberikan senyum bagi ribuan pemudik di jalur darat," tutup Capt. Nurcahyo.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

KAB. TANGERANG
485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

485.395 Pekerja di Kabupaten Tangerang Belum Terlindungi Jamsostek, Sektor Konstruksi Jadi Sorotan

Selasa, 15 September 2026 | 22:15

Di tengah upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperluas jaminan sosial, tercatat masih ada sekitar 485.395 pekerja yang belum terdaftar dalam program Jamsostek.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill