Connect With Us

Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 April 2026 | 22:02

Telkomsel mengajak pelanggan untuk membantu menanam pohon dengan cara menukarkan poin dalam rangka Memperingati Hari Bumi. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.

Mengusung tema global "Our Power, Our Planet", inisiatif ini dirancang untuk menekan jejak emisi karbon secara kolektif dengan melibatkan masyarakat luas melalui ekosistem digital yang komprehensif.

Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel Abdullah Fahmi menyatakan program ini hadir sebagai wadah kolaborasi untuk memfasilitasi antusiasme masyarakat dalam melestarikan lingkungan.

"Kami menyediakan ekosistem mulai dari kompetisi inovasi hingga fitur tukar poin menjadi pohon, agar setiap individu bisa memberikan dampak nyata bagi Bumi dan generasi mendatang," ujar Fahmi, Jumat 24 April 2026.

Telkomsel Jaga Bumi Movement 2026 akan fokus pada tiga program utama yakni Telkomsel Jaga Bumi Future Impact Challenge, kompetisi bagi generasi muda (15–35 tahun) untuk menciptakan solusi inovatif terhadap tantangan iklim.

Pendaftaran dibuka mulai 22 April hingga Juli 2026, dengan puncak penghargaan di Yogyakarta pada 18 Juli mendatang.

Kemudian, Talkshow Series, berupa rangkaian diskusi edukatif bersama pakar lingkungan yang berlangsung mulai 19 Mei hingga 16 Juli 2026.

Terakhir, aksi nyata Penanaman Pohon dan Lokakarya di empat wilayah strategis yakni Bogor, Palu, Pesisir Selatan, dan Kulon Progo sepanjang Juni hingga Juli 2026.

 

Tukar Poin Jadi Pohon

Salah satu fitur unggulan yang memudahkan pelanggan adalah program Carbon Offset. Melalui kolaborasi dengan platform Jejak.in, pelanggan cukup menukarkan Telkomsel Poin mulai dari 5.000 hingga 50.000 poin, melalui aplikasi MyTelkomsel untuk mendonasikan pohon.

Menariknya, perkembangan pohon yang didonasikan akan dilaporkan secara berkala langsung ke email pelanggan.

Tak hanya itu, Telkomsel juga melakukan langkah konkret dalam pengelolaan limbah (waste management). Bekerja sama dengan PlusTik dan Liberty Society,

Telkomsel mendaur ulang kemasan kartu SIM dan cangkang kartu perdana bekas menjadi produk fungsional seperti blok paving, tempat sampah, hingga dudukan ponsel untuk mitra outlet.

Bagi pelanggan yang ingin berkontribusi langsung atau mengetahui informasi lebih lanjut, detail program dapat diakses melalui laman resmi tsel.id/jagabumi.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill