Connect With Us

Ratusan Buruh Bawa 11 Tuntutan ke Monas di May Day 2026, Minta Hapus Outsourcing dan Tolak Upah Murah

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 30 April 2026 | 14:46

Rombongan buruh Tangerang konvoi ke Istana Negara, Jakarta, dalam aksi May Day, 1 Mei 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com- Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyiapkan 11 tuntutan utama yang akan disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di kawasan Monumen Nasional, Jumat, 1 Mei 2026.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, seluruh tuntutan tersebut akan disampaikan kepada pemerintah pusat maupun daerah sebagai bagian dari aspirasi buruh.

“Ada 11 isu atau 11 harapan yang ingin disampaikan oleh KSPI yang didukung oleh partai buruh di dalam perayaan May Day ini kepada pemerintah baik pemerintah pusat maupun pemerintahan daerah di seluruh Indonesia," ujarnya dikutip dari Kompas, Kamis, 30 April 2026.

Dalam daftar tuntutan tersebut, buruh mendesak pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru. Selain itu, KSPI juga menolak sistem alih daya serta praktik upah murah.

“HOS, hapus outsourcing. TUM, tolak upah murah,” tegas Said.

Isu lain yang disorot adalah potensi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat dampak konflik global.

Buruh meminta pemerintah mengantisipasi risiko tersebut agar tidak menimbulkan gelombang PHK massal.

Selain itu, KSPI juga mendorong reformasi perpajakan, termasuk usulan kenaikan batas penghasilan tidak kena pajak menjadi Rp7,5 juta serta penghapusan pajak untuk sejumlah komponen seperti tunjangan hari raya dan jaminan sosial.

Tuntutan lainnya meliputi pengesahan RUU perampasan aset, penyelamatan industri tekstil dan nikel, hingga moratorium industri semen yang dinilai mengalami kelebihan pasokan.

Buruh juga meminta pemerintah meratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 terkait penghapusan kekerasan di tempat kerja, khususnya bagi pekerja perempuan. 

Selain itu, KSPI mendorong penurunan potongan tarif ojek online menjadi 10 persen.

Revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang penyelesaian perselisihan hubungan industrial turut menjadi agenda tuntutan. 

Di sektor pendidikan, buruh mendesak pengangkatan tenaga honorer, termasuk PPPK paruh waktu, menjadi aparatur sipil negara penuh waktu.

“Tidak ada lagi PPPK yang paruh waktu, semua harus penuh waktu," kata Said.

Dalam perayaan tersebut, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir langsung untuk mendengarkan dan merespons tuntutan buruh.

KSPI menyebut sebagian isu sudah disampaikan dalam pertemuan sebelumnya dengan Presiden.

“Ada beberapa isu yang krusial, yang sangat penting bagi buruh Indonesia dijawab dan ditegaskan oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto yang tentunya ini adalah progres atau tindak lanjut dari permintaan, harapan, dan isu yang dibawa oleh KSPI tersebut," ungkapnya.

KSPI memperkirakan jumlah peserta May Day di Monas akan mencapai ratusan ribu orang. Sekitar 50 ribu di antaranya merupakan anggota KSPI yang datang dari berbagai daerah seperti Jabodetabek, Karawang, Purwakarta, Subang, Bandung Raya hingga Cirebon Raya. 

Selain itu, buruh dari wilayah lain seperti Serang, Cilegon, Cianjur, dan Sukabumi juga dipastikan ikut serta dalam aksi tersebut.

"Total massa buruh yang akan mengikuti perayaan May Day di Monas bersama Bapak Presiden Prabowo Subianto 1 Mei 2026 adalah berjumlah ratusan ribu karena berasal dari serikat-serikat buruh lainnya di luar yang berasal dari KSPI," ujar Said.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

HIBURAN
Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36

Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

WISATA
Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46

Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill