Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Diketahui, Febrie diduga terlibat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) batubara untuk PLTU PLN, PT Asabri, serta PT Krakatau Steel.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan pihaknya selalu berkoordinasi dengan lembaga pemerintahan dalam hal apapun.
Ia menyatakan, siap berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) untuk melacak aliran dana dalam kasus dugaan Tipikor dan TPPU Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah.
"PPATK selalu berkolaborasi dengan seluruh lembaga terkait. Jadi, apa pun yang kita kerjakan atau yang teman-teman APH (Aparat Penegak Hukum) kerjakan, ya kita selalu siap untuk membantu," ujar Ivan, di Tangerang Kamis 16 Juli 2026.
Sebelumnya diberitakan, rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah yang berada di Kawasan Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat digeledah oleh Kortas Tipidkor Polri bersama Polda Metro Jaya.
Petugas kepolisian menemukan emas seberat 74 Kg serta uang berupa dolar dan rupiah berjumlah ratusan miliar.
Febrie akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas tiga kasus tersebut oleh Polri, sebelum akhirnya kasus tersebut dilimpahkan ke Kejagung RI.
Sementara berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2025 yang dilaporkannya pada 7 Maret 2026, Febrie tercatat memiliki total harta kekayaan mencapai Rp18.261.445.180.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGSeorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews