Connect With Us

Rasakan Liburan di Rumah, Botanic Villa BSD Hunian Eksklusif 3 Lantai Berkonsep Resort

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 8 Oktober 2025 | 18:41

Botanic Villa, hunian 3 lantai berkonsep resor pribadi di BSD City. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-NavaPark BSD City, kawasan hunian premium hasil kolaborasi Sinar Mas Land dan Hongkong Land, resmi meluncurkan Botanic Villa, sebuah properti super high end yang menjanjikan pengalaman tinggal layaknya berlibur di resor pribadi.

Hunian ini dirancang eksklusif, dengan fokus pada ruang terbuka, pemandangan hijau, dan kemewahan yang menyatu dengan alam.

Proyek ini menyasar segmen super high end dengan harga unit mulai dari Rp55 miliar hingga Rp89 miliar. Meskipun harganya tinggi, antusiasme pasar sangat kuat, terbukti dengan 40% dari total 14 unit eksklusif yang telah terserap sejak tahap pre-launch.

 

Desain Resort dan Unit Terbatas

Botanic Villa hadir dengan konsep "The Art of Scarcity" karena hanya diproduksi secara terbatas hanya sebanyak 14 unit di atas lahan 1,7 hektare. Kelangkaan ini menjadikannya salah satu properti paling bergengsi di Jabodetabek.

Herry Hendarta, Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, menjelaskan visi di balik desain ini.

"Setiap rumah dibangun untuk memberikan pengalaman tinggal layaknya berlibur di resor pribadi dengan ruang terbuka yang lapang, pemandangan hijau yang menyegarkan, serta tata ruang yang menyatu dengan alam," ujarnya, Rabu 8 Oktober 2025.

Ia menambahkan, Botanic Villa tidak hanya sekadar tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol status dan pencapaian tertinggi bagi pemiliknya.

 

Fasilitas Mewah dan Ramah Lingkungan

Hunian tiga lantai ini dirancang oleh firma arsitektur pemenang penghargaan dari Singapura, Park + Associates. Setiap unit memiliki luas bangunan 744 m² dan luas tanah yang sangat lapang, mencapai hingga 1.024 m².

"Spesifikasi mewahnya meliputi 5 Kamar Tidur Ensuite dengan balkon pribadi, dilengkapi lift two-sided door dan family room, serta area living dining yang sangat luas menghadap langsung ke Botanic Park," ujar Herry Hendarta.

Mengusung konsep wellness living, hunian ini langsung terintegrasi dengan Botanic Park seluas 10 hektare, yang berfungsi sebagai "paru-paru" kawasan dengan lebih dari 1.200 pohon.

Selain itu, Botanic Villa mengedepankan keberlanjutan. Desainnya mencakup inner courtyard di tengah rumah untuk memaksimalkan pencahayaan dan sirkulasi udara alami.

"Hunian ini juga dilengkapi material efisiensi energi seperti panel surya dan low e-glass, sejalan dengan konsep pembangunan yang ramah lingkungan," kata Herry Hendarta.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill