Connect With Us

Seri Nasional LSN 2017: Banten Melaju ke 16 Besar Setelah Taklukkan Jambi

Mohamad Romli | Rabu, 25 Oktober 2017 | 18:00

Tim Kesebalasan Pondok Pesantren (Ponpes) Arroisyiah, Pamulang. (@TangerangNews.com / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Kesebalasan Pondok Pesantren (Ponpes) Arroisyiah, Pamulang yang mewakili Banten di perhelatan seri Nasional Liga Santri Nusantara 2017 di Bandung, 22 sampai 29 Oktober 2017 berhasil melaju ke 16 besar.

Dalam turnamen tahunan yang diprakarsai Kementerian Pemuda dan Olahraga serta RMI Nahdatul Ulama (NU) itu, skuad muda dari tanah jawara tersebut berhasil melenggang setelah menaklukkan kesebalasan Ponpes Nurul Iman, Muaro Jambi dengan skor 3-0 di Stadion Pusdikif Bandung, Rabu (25/10/2017).

Koordinator Liga Santri Banten, Ahmad Fauzi menyampaikan keberhasilan tim Arroisyiah ini tentu menjadi kebanggan tersendiri bagi para santri dan masyarakat Banten. "Semoga di babak 16 besar kita bisa lolos dan bisa menjadi juara LSN 2017," ujarnya.

Menurut Fauzi,  dengan lolosnya Arroisyiah di Seri Nasional ini juga mampu memotivasi para santri dan pesantren untuk melakukan pembinaan sepak bola.

"Ini menjadi spirit bagi kita untuk meningkatkan prestasi sepak bola dikalangan santri,  apalagi LSN Banten telah terbukti melahirkan pemain Nasional dari kalangan santri yakni Rafli Mursalim," tambahnya.

Sementara Manager kesebelasan Arroisiyiah, M Hafidz mengatakan, timnya masuk 16 besar setelah menjadi Juara Grup F dengan mengalahkan tim Ponpes Al Huda Lampung dengan skor 2-1, bertanding dengan hasil imbang saat bertemu Ponpes Birul Walidain, Nusa Tenggara Barat dengan skor 1-1,  dan menang telak dengan skor 3-0 saat bertanding melawan kesebelasan Ponpes Nurul Iman, juaro Jambi 3:0.

"Kami berhasil mengumpulkan 7 poin dan melaju ke 16 besar," ungkapnya.

Hafidz berharap tim asuhannya bisa terus mengukir kemenangan dalam pertandingan selanjutnya, sehingga ia mengharapkan dukungan dari segenap masyarakat Banten.

"Kami mohon dukungan doa agar bisa meraih juara diliga bergensi antar pondok pesantren di Indonesia ini," tukasnya.(DBI/HRU)

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill