VIDEO : Suara Ledakan Berkali-Kali Bikin Kaget Masyarakat Tangerang Selatan
Dibaca : 1400
TANGERANGNEWS.com-Kobaran api meluluhlantakkan sejumlah bangunan yang terletak di kawasan padat penduduk di Jalan Kalimangso, Kampung Mencet Ceger Selatan RT 4 RW 1, Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Selasa, 27 Juli 2021.
Kobaran api yang mulai terlihat sekitar pukul 18.40 WIB itu, sontak mengejutkan warga sekitar.
Ditambah saat insiden itu terjadi, warga mendengar sejumlah ledakan berkali-kali.
Warga di sekitar lokasi kejadian, Resti, 19 menyebut, ledakan tersebut terdengar begitu nyaring. Suara menyerupai petasan itu mengagetkan masyarakat sekitar.
"Iya sempat terdengar ledakan, lebih dari sekali. Mungkin dari tabung gas, atau apa gitu ya," kata Resti kepada TangerangNewscom.
Ia beserta warga lainnya menduga, kobaran api berasal dari kompor yang digunakan oleh salah satu penghuni bangunan tersebut.
"Kayaknya itu kejadian terjadi saat lagi masak air. Ditinggal gitu. Memang dia sering begitu." kata Resti.
Namun, kata Resti, sampai saat ini penghuni tersebut belum ditemukan.
"Kayaknya sih tadi dia langsung lari, takut kebakar. Tadi saya lihat saat api gede, itu pada kabur. Lalu pada teriak kebakaran," katanya.
Pantauan TangerangNews, hingga pukul 21.00 WIB petugas pemadam kebakaran masih tampak berjibaku melakukan pendinginan terhadap api yang telah dijinakkan.
Usaha petugas tersebut, turut dibantu para warga yang juga berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Sementara itu, tampak pula puing-puing kayu reruntuhan yang hangus terbakar berserakan di tengah jalan.
Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn
Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.
Pengembangan layanan fertilitas di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya Morula International Fertility Center (Morula IFC) di BSD City, Banten.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""