VIDEO : PTM Dihentikan, Siswa SMK di Kota Tangerang Terkendala Praktik
Dibaca : 828
TANGERANGNEWS.com-Sekolah tingkat SMK dan SMA di Tangerang Raya harus menghentikan pelajaran tatap muka (PTM) terbatas 100 persen, pasca keluarnya surat edaran dari Pemerintah Provinsi Banten karena melonjaknya kasus COVID-19.
Kebijakan tersebut ditempuh untuk melindungi kesehatan siswa dan guru penularan Covid-19, khususnya varian Omicron.
Namun kebijakan itu menjadi kendala sendiri bagi pihak seutama SMK. Seperti SMK 3 Kota Tangerang yang terhitung mulai hari ini memberlakukan pembelajaran jarak jauh atau daring, sesuai instruksi Pempron Banten.
Kepala SMK Negeri 3 Kota Tangerang Endah Resmiati mengaku prihatin dengan penerapan pembelajaran daring, karena terkendala pelajaran praktik yang tidak efektif diterima para siswa.
“Tapi kita tetap berupaya memberikan materi pelajaran praktik secara optimal agar dapat diterima siswa,” katanya, Kamis 3 Februari 2022.
Metode pembelajaran daring harus tetap diterapkan baik untuk pemberian materi pelajaran teori maupun praktik. Untuk teori diberikan langsung guru yang bersangkutan.
“Sedangkan untuk praktik melibatkan sejumlah siswa dalam pembuatan video materi praktik tersebut,” katanya
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
Kebakaran hebat puluhan gudang di Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, menyebabkan kepulan asap hitam pekat, pada Rabu 16 September 2026, pukul 12.55 WIB.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""